SIANTAR I DIAN24NEW COM
Puluhan Presidium Legio Maria Kuria Bunda Rahmat Ilahi Siantar-Simalungun perbarui janji setia kepada Bunda Maria. Pesta Acies di Paroki St. Laurentius Brindisi, tema “Santa Perawan Maria Pengantara Segala Rahmat”. Pastor Markus Manurung: “Legio Maria harus tulus dan iklas seperti St. Yosef.”
Puluhan Presidium Legio Maria,Kuria Bunda Rahmat Ilahi Siantar – Simalungun mengikuti pesta Acies Legio Maria Kamis (19/3/2026) di Paroki St.Laurentius Brindisi jalan Sibolga Pamatang Siantar mulai jam 09.00 wib.
Pesta ACIES ni diadakan setiap tahun sebagai momen pembaharuan janji setia Legioner kepada Bunda Maria ( Tentara Bunda Maria) . Kegiatan dimulai perarakan Patung Bunda Maria ,doa rosario, doa Tessera bersama dan pembaharuan janji bakti para Legioner.
Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Pastor Paroki St. Laurentius Brindisi RP Markus Manurung OFM.Cap di dampingi
, RP Agustinus Naibaho OFM.Cap
RP Theodorus Sitinjak OFM.Cap.
Acara Acies kali ini mangangkat Thema : Santa Perawan Maria Pengantara Segala Rahmat. Dengan Sub Thema : Bersama Santa Perawan Maria berjalan bersama mendengarkan, meneguhkan dan mewartakan kabar gembira dengan semangat Misioner penuh belas kasihan.
Dalam Homilinya RP Markus Manurung OFM Cap menyampaikan bahwa Pesta Acies kali ini bersamaan dengan Hari Raya Santo Yosef Suami ST Maria, dimana Jadilah Legio Maria Kuria Bunda Rahmat Ilahi Yang Berranggungjawab. (2 Sam 7: 4-5a, 12-14a, . 16 Rom 4:13, 16-18, 22.Mat 1:16, 18-21, 24a)

” Yang sangat menarik dalam injil ini dimana bertepatan dengan Hari Raya St. Yosef ialah Yosef seorang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama Maria isterinya di depan Umum, ” Ucap RP Markus.
Yosef memiliki hati yang mulus dan bersih alias suci. Tulus hati tiada kebohongan, tidak ada yang tersembunyi iklas. Yosef tidak mau menceritakan, memburukkan, mencemarkan nama baik Maria. Dengan sikap Yosef seperti itu semua rencana Allah terjadi, apa yang di rancang oleh Allah terwujud yakni KESELAMATAN DUNIA.
Dikatakan alangkah indahnya dunia ini bila ada manusia yangasih berbuat baik tulus dan iklas. Sungguh gereja akan semakin kaya, bila semakin banyak orang yang tulus iklas melayani dan menjawab panggilan Allah. Keluarga dan komunitas semakin sejahtera bila masih ada usaha menunjukkan sikap sikap tulus dan iklas dalam penjiarahan ini. Sungguh jayalah Gereja, kelompok kelompok yang kita ikuti bila KITA SELALU MENJAGA NAMA BAIK SESAMA KITA, alias tidak mencemarkan nama baik orang lain.

Lanjut RP Markus Manurung, memang padaasa kini kiranya banyak orang yang suka dan berbakat mencemarkan nama baik orang lain yaitu dengan ” Ngerumpi” yang pada umumnya m bicarakan kekurangan, kelahan dan dosa orang lain.
Sepertinya banyak orang tertarik menceritakan yang buruk dari pada yang baik. Masih banyak kecenderungan mencemarkan nama baik saudara atau sesama.
Intinya sebagai Legio Maria punya banyak tugas berat. Antara lain menghadiri doa bersama, mengunjungi orang sakit, mengajak umat yang tidak aktif menjadi aktif, membantu tugas Paroki, meneguhkan orang orang lemah, mencari orang orang yang lah imannya. Kita sebagai anggota Legio Maria diharapkan pelayanan kita, pewartaan, senantiasa disemangati oleh ketulusan hati St. Yosef dan Bunda Maria.
Kita semua laskar laskar Bunda Maria sanggup Mendengarkan Allah, Meneguhkan, dan mewartakan,”ucap RP Markus Manurung.

Lanjutnya ada satu kalimat yang saya harap menggetarkan hati anda sekalian di hadapan vexillium, dengan memegang vexillium, bukan hanya karena hafal tetapi sungguh keluar dari hati yang terdalam. Kata-katanya adalah “ Aku adalah milikmu ya Ratu dan Bundaku dan segala milikku adalah kepunyaanmu “, sebuah kalimat yang sederhana bagi para Legionar yang diungkapan dalam pembaharuan janji kepada Bunda Maria.
Dibalik ungkapan itu ada sebuah kesediaan, sebuah keinginan untuk setia sebagai seorang tentara Maria dalam mengungkapkan komitmen kembali. Saya berharap bahwa ungkapan ini sungguh-sungguh dari pribadi masing-masing, setelah diungkapkan anda semua pulang dengan masih membawa kobaran antusias dan semangat itu karena sudah diperbaharui. Acies adalah pernyataan setia seorang tentara kepada komandannya, pernyataan setia seorang tentara kepada pimpinannya dan bagi kita kepada Ratu kita yakni Bunda Maria. Bagi kita janji ini adalah sebuah komitmen hati yang tidak hanya sekedar diucapkan dan merupakan komitmen yang mengikat hati dan menggerakkan kita untuk mewujudkan apa yang menjadi identitas sekaligus tujuan dari seorang Legioner.
Seusai Misa di lanjutkan dengan acara makan bersama, kata sambutan dan acara hiburan yang dibawakan masing masing Presidium. Ave Maria. Maria Ave. (***)







