Model
Simalungun

Polres Simalungun Ungkap 43 Kasus 3C dan Perdagangan Satwa Dilindungi, 72 Tersangka Diamankan Semester I 2026

84
×

Polres Simalungun Ungkap 43 Kasus 3C dan Perdagangan Satwa Dilindungi, 72 Tersangka Diamankan Semester I 2026

Sebarkan artikel ini
Ket foto : Polres Simalungun Ungkap 43 Kasus 3C dan Perdagangan Satwa Dilindungi, 72 Tersangka Diamankan Semester I 2026

SIMALUNGUN I DIAN24NEW.COM
Jajaran Polres Simalungun petik hasil. Dalam press release Kamis 5/06/2026 di Aula Polres Jalan Jon Horailam Saragih No.110 Pematang Raya, Kapolres AKBP Marganda Aritonang SH SIK MM rilis capaian Semester I 2026: 43 kasus kejahatan 3C dan 1 kasus perdagangan satwa dilindungi berhasil diungkap.

Kegiatan dipimpin Kapolres didampingi Waka Polres Kompol Imam Alriyuddin SH MH, Kasat Reskrim AKP Wisnugraha Paramaartha STK SIK CPHR CBA, Kasi Humas AKP Verry Purba, Kasi Propam AKP Gomgom Silaen, Kasi TIK IPDA Daniel Suranta, Kanit Sat Reskrim, para tersangka, dan wartawan.

AKBP Marganda bilang, 43 kasus 3C terungkap dari respons cepat laporan masyarakat. Total 69 tersangka diamankan. Rinciannya:
– Curat: 30 kasus, 50 tersangka. Terbanyak di Polsek Gunung Maligas 10 kasus, Bandar Huluan 6 kasus, Dolok Batu Nanggar 5 kasus. Polsek Tanah Jawa, Sidamanik, Jorlang Hataran masing-masing 2 kasus. Polsek Panei Tonga, Girsang Sipangan Bolon, Pamatang Silimakuta masing-masing 1 kasus.
– Curas: 1 kasus, 1 tersangka di wilayah Polsek Dolok Batu Nanggar.
– Curanmor: 12 kasus, 18 tersangka. Terbanyak Polsek Gunung Maligas 5 kasus, Dolok Batu Nanggar 3 kasus. Polsek Panei Tonga, Pamatang Silimakuta, Sidamanik, Purba masing-masing 1 kasus.

Baca Juga  Bupati Simalungun Berharap APPSI Melalukan Tugas dan Fungsi Dengan Baik

“Ini wujud nyata komitmen kami berikan rasa aman nyaman ke masyarakat Simalungun,” tegas Kapolres.

Barang bukti yang disita: 7 motor, 10 HP, 1 martil, 1 tojok, 12 besi, baterai mobil, 2 keyboard Yamaha, gunting seng, 3 tabung gas 3 kg, 2 TV LED, 3 raket badminton, becak motor, laptop Acer, kompor gas, 4 jam tangan Alexander Christie, tang potong, kunci letter T, 12 karton guci keramik + guci angsa, 7 bunga kristal, gerendel besi, rak piring rusak, 3 karung goni boneka.

Pasal yang disangkakan: curat/curanmor Pasal 477 jo 476 KUHP UU No 1/2023 ancaman 7 tahun penjara. Curas Pasal 479 KUHP ancaman 9 tahun penjara.

Selain 3C, Sat Reskrim juga ungkap kasus satwa dilindungi berdasar LP/A/3/V/2026/SPKT tanggal 7/05/2026. Penggerebekan dilakukan 8/05/2026 pukul 21.00 WIB di Jalan Besar Siantar-Saribudolok, pintu Tol Simpang Panei, Panombean Panei.

Baca Juga  Blusukan ke Kecamatan Hatonduhan, RHS Lakukan Giat Marharoan Bolon dan Ajak Masyarakat Jaga Silahturahmi

3 tersangka diamankan: JS 37 th, MT 34 th, RS 27 th. Barang bukti: kulit + tulang beruang, sisik trenggiling 11 kg + 12 kg, paruh dan bulu burung rangkong, 2 ekor trenggiling diawetkan, kepala kijang, 1 senapan angin PCP, 1 motor, 1 pickup Grandmax.

Tersangka dijerat Pasal 21 ayat (2) huruf c jo Pasal 40A ayat (1) huruf f UU No 32/2024 tentang Konservasi SDA Hayati dan Ekosistem. Ancaman: 15 tahun penjara + denda kategori VII.

AKBP Marganda apresiasi peran masyarakat yang kasih info sekecil apa pun. “Sinergitas Polres-Polsek-jajaran + masyarakat kunci pengungkapan ini,” ujarnya.

Ia imbau warga tingkatkan kewaspadaan: pasang CCTV, kunci ganda motor/rumah, aktifkan siskamling, manfaatkan Call Center 110. Laporkan hal mencurigakan ke Polsek terdekat.

Baca Juga  Polres Simalungun Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Tegaskan Komitmen Jadikan Pancasila Landasan Pengabdian

Kasi Humas AKP Verry Purba tambah: “Ini bentuk nyata Polri hadir, profesional, berintegritas, humanis melayani masyarakat Simalungun.”

Dengan 72 tersangka dibekuk dalam 6 bulan, Polres Simalungun kirim pesan tegas: kejahatan jalanan dan perdagangan satwa ilegal tidak ada ruang di Bumi Habonaron Do Bona. (th)