Model
EkonomiMingguanNasionalPeristiwaPolitikRegionalSeremonialSimalungun

BPBD Simalungun Turun Langsung, Siapkan Normalisasi Sungai Bah Sikkam Cegah Banjir Pasar Bawah Serbelawan

61
×

BPBD Simalungun Turun Langsung, Siapkan Normalisasi Sungai Bah Sikkam Cegah Banjir Pasar Bawah Serbelawan

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN | DIAN24NEW.COM
Pemerintah Kabupaten Simalungun terus bergerak mengatasi banjir langganan di kawasan Pasar Bawah, Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar. Penanganan tak berhenti saat banjir surut, melainkan dilanjutkan dengan evaluasi, pemulihan, dan penataan sistem aliran air.

Jumat 4/9/2026, Kepala BPBD Kabupaten Simalungun Budiman Silalahi turun langsung ke lapangan didampingi Camat Dolok Batu Nanggar Siti Aminah Siregar untuk meninjau titik-titik rawan banjir.

Rangkaian peninjauan dimulai dari Jembatan Bandar Selamat, lokasi longsor di sekitar SD Muhammadiyah dan Masjid Taqwa Nagori Bandar Selamat, hingga menelusuri bantaran Sungai Bah Sikkam di Pasar Bawah Serbelawan.

Tujuannya memetakan kondisi riil dan menentukan titik yang butuh penanganan segera maupun jangka menengah.

Budiman menyebut Pemkab sudah mengambil langkah konkret dengan mengaktifkan kembali pintu air Bahbolon di Nagori Dolok Ilir I.

Baca Juga  Pimpin HLM TPID dan TP2DD Tahun 2026, Bupati Simalungun Pastikan Masyarakat dan Pengunjung Aman Nyaman di Idul Fitri

“Kita sudah melakukan pengaktifan pintu air Bahbolon di Nagori Dolok Ilir I. Sejak pintu air dibuka, saat terjadi beberapa kali hujan deras, aliran air sudah berjalan jauh lebih lancar dan terkendali,” jelas Budiman.

Dari hasil pemeriksaan, tim menemukan dua persoalan utama: penyempitan badan sungai dan tanggul yang rusak serta jebol. Kondisi ini dinilai sangat berpotensi menghambat aliran saat debit air naik.

“Kita temukan beberapa lokasi yang mengalami penyempitan saluran air. Secara teknis, tim perencana sudah kami bawa ke lokasi untuk meneliti dan menentukan solusi terbaik yang akan diterapkan,” ungkapnya.

Ke depan, BPBD memastikan dua fokus utama penanganan: normalisasi alur Sungai Bah Sikkam dan perbaikan serta penguatan tanggul yang rusak. “Selain pekerjaan normalisasi, kita juga melihat adanya tembok tanggul di beberapa bagian yang sudah jebol dan rusak parah. Hal ini akan segera kami koordinasikan agar mendapatkan penanganan yang tepat dan berkelanjutan,” tambahnya.

Baca Juga  55 Bikers Honda Vario Pererat Kekerabatan Lewat Vario Street Nation di Batam

Selain infrastruktur, Budiman menekankan pentingnya peran masyarakat. Tumpukan sampah disebut menjadi salah satu penyebab utama tersumbatnya aliran air.

“Kita bisa lihat sendiri, tumpukan sampah menjadi salah satu faktor yang menghambat arus air dan memperburuk keadaan saat hujan turun dengan deras. Oleh karena itu, dukungan dan kesadaran warga sangat dibutuhkan agar upaya pemerintah dapat berjalan maksimal,” tegasnya.

“Pemerintah hadir dan akan terus melakukan penanganan sesuai kondisi dan kebutuhan nyata di lapangan,” ujar Budiman.

Warga Pasar Bawah Serbelawan, Dolin, mengapresiasi langkah Pemkab yang turun langsung. Ia berharap normalisasi sungai dan perbaikan tanggul segera direalisasikan agar warga merasa aman saat hujan lebat.

“Kami sangat berharap pemerintah terus melakukan penanganan sungai dan tanggul secara berkelanjutan. Kalau sudah tertata baik, kami yang tinggal di sini pasti akan merasa jauh lebih aman dan tenang,” ungkapnya.

Baca Juga  Bank Sumut Gelar Pelatihan Teknis Publikasi dan Dokumentasi untuk Diskominfo se-Sumatera Utara

Sebagai bentuk kepedulian, Dinas Sosial Kabupaten Simalungun juga menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir di Pasar Bawah Serbelawan.

Pemkab Simalungun menegaskan penanganan banjir akan dilakukan secara terpadu, bertahap, dan berkelanjutan melalui kerja sama lintas OPD serta dukungan masyarakat. Tujuannya memperkuat sistem pencegahan dan menekan risiko bencana di wilayah rawan banjir. (ril/th)