Model
MingguanRegionalSeremonialSimalungun

Rico Nainggolan Terpilih Aklamasi Pimpin AMPDT Periode Kedua, Kawal Ketat AMDAL Hotel di Danau Toba

123
×

Rico Nainggolan Terpilih Aklamasi Pimpin AMPDT Periode Kedua, Kawal Ketat AMDAL Hotel di Danau Toba

Sebarkan artikel ini

PARAPAT | DIAN24NEW.COM
Aliansi Mahasiswa/Pemuda Peduli Danau Toba AMPDT kembali menegaskan sikap mengawal kelestarian lingkungan Danau Toba. Dalam Kongres Nasional AMPDT 18-20 September 2026 di Mess Pemprovsu Harungguan Bolon Parapat, Rico Nainggolan kembali dipercaya memimpin untuk periode kedua secara aklamasi.

Kongres dihadiri para Koordinator Wilayah serta tokoh masyarakat kawasan Danau Toba.

Rico menegaskan periode keduanya akan memperkuat pengawasan masyarakat terhadap pembangunan di kawasan Danau Toba, khususnya infrastruktur penunjang pariwisata.

“Salah satu isu prioritas yang akan kami kawal ketat adalah AMDAL pembangunan hotel di kawasan Danau Toba,” tegas Rico, Sabtu 20/9/2026.

Menurutnya pembangunan hotel dan akomodasi komersial harus seiring dengan kepatuhan aturan lingkungan hidup. Keterbukaan dokumen AMDAL dan pengelolaan limbah menjadi hal penting karena aktivitas hotel bersinggungan langsung dengan ekosistem perairan Danau Toba dan ruang hidup masyarakat.

Baca Juga  Transaksi Sabu di Hotel, Oknum Polisi Polres Batu Bara Dibekuk di Simalungun

AMPDT menyiapkan langkah strategis:

1. Audit independen bersama pembangunan hotel.
2. Mendorong Pemda dan Kementerian Lingkungan Hidup meninjau izin AMDAL hotel yang baru dibangun, telah beroperasi, maupun masih perencanaan.
3. Pembentukan Posko Pengaduan Lingkungan sebagai ruang laporan dugaan dampak usaha.

“Dalam waktu dekat kita akan menyiapkan kanal laporan bagi masyarakat lokal yang terdampak langsung oleh aktivitas hotel. Kita juga akan melakukan edukasi dan advokasi, termasuk pendampingan hukum kepada komunitas adat terkait hak-hak mereka,” ujar Rico.

Secara politik dan pendidikan, Rico menegaskan AMPDT tidak menolak pariwisata dan investasi.

“Kami mendukung kemajuan ekonomi dan pariwisata Danau Toba, namun investasi tidak boleh mengorbankan masa depan lingkungan hidup dan hak-hak masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga  Pemkab Simalungun Tutup Ziarah Raja Marpitu di Makam Raja Siantar

Kongres ini menandai konsolidasi gerakan mahasiswa-pemuda sebagai kekuatan kontrol sosial. AMPDT memposisikan diri sebagai mitra kritis pendidikan politik lingkungan, memastikan pembangunan Danau Toba sebagai Destinasi Super Prioritas tetap berkelanjutan, transparan AMDAL, dan berpihak pada ruang hidup masyarakat adat. (th)