Model
Simalungun

Air Terjun Hatonduhan, Keajaiban Tersembunyi di Area Perkebunan Sawit PTPN IV yang Hampir Terlupakan

154
×

Air Terjun Hatonduhan, Keajaiban Tersembunyi di Area Perkebunan Sawit PTPN IV yang Hampir Terlupakan

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – DIAN24NEW 

Keindahan alam Kabupaten Simalungun tak pernah berhenti menawarkan pesona yang tak terlupakan, terutama dalam bentuk air terjun yang menakjubkan. 

Salah satu destinasi yang layak dipertimbangkan adalah Air Terjun Hatonduhan, tersembunyi jauh di dalam area perkebunan sawit PTPN IV Hatonduhan, Desa Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut). 

Air Terjun Hatonduhan adalah salah satu wisata di Kabupaten Simalungun yang hampir terlupakan. Karena lokasinya yang lumayan susah, sehingga membuat pengunjung atau wisatawan berpikir dua kali untuk mengunjunginya. Pengunjung harus berjalan kaki terlebih dahulu sejauh 1 km dari tempat parkir dengan medan bebatuan dan harus turun kebawah menuruni anak tangga untuk bisa sampai kelokasi air terjun.

Keunikan dan pesonannya tak boleh diabaikan, dan pengalaman menuju lokasi ini membubuhkan tekad kuat serta semangat petualang yang tinggi. Para pengunjung yang berani menantang rintangan untuk mencapai air terjun ini akan disuguhi pemandangan alam yang masih alami. 

Baca Juga  Bupati Simalungun Lantik 2 Orang  PNS dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

Berada di area perkebunan sawit PTPN IV Hatonduhan, Desa Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Air Terjun Hatonduhan tak kalah indah dengan Air Terjun Sipiso Piso di Tongging Kabupaten Karo.

Selain itu, pengunjung juga akan dimanjakan dengan pemandangan alam tebing dan aliran air yang tinggi.

Air Terjun Hatonduhan berjarak sekitar 3 jam perjalanan dari Kota Medan dengan kendaraan pribadi. Sedangkan dari Kota Pematang Siantar hanya berjarak 33 kilometer dengan lama perjalanan lebih kurang 1 jam.

Selama perjalanan, pengunjung akan melewati jalan yang menanjak dan menurun, serta melintasi jembatan yang cukup tinggi di atas sungai.

Penjaga Air Terjun Hatonduhan Rudi Hutagalung, mengatakan untuk biaya masuk cukup membayar uang parkir sebesar Rp5 ribu pengunjung sudah bisa menikmati alam yang sangat indah ini.

Baca Juga  Paskibraka 2024 Sukses Melaksanakan Tugasnya, Bupati Berharap Pelatihan yang Diperoleh di Jadikan Bekal Meraih Cita cita 

“Para pengunjung akan ramai pada hari minggu dan hari libur, di sini para pengunjung datang menikmati pemandangan alam sembari berenang di air,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (6/8/2023)

Salah seorang pengunjung asal Balimbingan, Susilo (35) mengatakan pemandangan Air Terjun Hatonduhan dari dasar sangatlah indah dan menyegarkan mata. Aliran air terjun yang terlihat deras.

Nampak terbagi dua karena terdapat sebuah batu besar yang menonjol dipuncak Air Terjun Hatonduhan.

“Dari lokasi parkir kita hanya perlu tracking beberapa menit dengan menurunin anak tangga yang telah tersedia,” ujarnya.

Terdapat sebuah kolam yang cukup besar di bawah air terjun serta bebatuan dengan berbagai ukuran yang mengelilinginya sehingga menambah keindahan Air Terjun Hatonduhan itu

Baca Juga  Wakil Bupati Zonny Waldy : Stunting di Tahun 2021 adalah 28%, dan di tahun 2022 ada Penurunan sekitar 10%.

“Jalur trackingnya berada di tepi aliran Sungai Turunan dengan pemandangan yang indah karena di dinding sungainya terlihat banyak aliran air terjun kecil yang mengalir dari sela-sela batu,” beber Susilo.

Terpisah, pengunjung asal Parbutaran, Sukesi (30) mengatakan fasilitas yang ada di Air Terjun Tonduhan masih minim. Sehingga ia menyarankan untuk membawa bekal makanan minuman dan segala keperluannya dari rumah. Walaupun begitu, keindahan panoramanya sangat mengesankan.

“Untuk fasilitasnya sangat minim seperti toilet maupun warung pun belum tersedia jadi harus membawa bekal dari rumah,” tandanya. (mstr)

 

Editor.      :   Taman Haloho