Model
KebudayaanNasionalPematangsiantarPeristiwaRegionalSeremonialSimalungunTeknologiUncategorized

Peringati Hardiknas 2026 di Siantar, Guru SMPN 1 Kenakan Pakaian Adat Simalungun

44
×

Peringati Hardiknas 2026 di Siantar, Guru SMPN 1 Kenakan Pakaian Adat Simalungun

Sebarkan artikel ini

SIANTAR I DIAN24NEW.COM
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi diwakili Sekda Junaedi Antonius Sitanggang menjadi pembina upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 di UPTD SMP Negeri 1 Pematangsiantar, Jalan Merdeka Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur, Sabtu 2 Mei 2026 pagi.

Petugas upacara dan guru-guru SMPN 1 kenakan pakaian adat Simalungun, lengkap dengan Gotong dan Bulang.

Junaedi bacakan Pidato Mendikdasmen Abdul Mu’ti. Disampaikan, Hardiknas momentum refleksi, meneguhkan, dan menghidupkan spirit pendidikan nasional. “Pada hakikatnya pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih dan sayang untuk memanusiakan manusia,” kutipnya.

“Inti proses pendidikan adalah memuliakan. Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, meletakkan dasar dan nilai pendidikan dengan sistem among; asah, asih, dan asuh,” lanjutnya.

Baca Juga  Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi Buka Puasa Bersama Forkopimda dan Masyarakat, Tekankan Kebersamaan dan Integritas

Sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, pendidikan usaha bersama bangun SDM unggul, kuat, dan tangguh untuk Indonesia maju, makmur, dan bermartabat.

Kemdikdasmen terapkan Pembelajaran Mendalam sebagai program prioritas tingkatkan kualitas pendidikan. “Sebuah adagium populer menyebutkan: jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas,” ucapnya.

Lima kebijakan strategis Kemdikdasmen dipaparkan:
1. Program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran sebagai salah satu Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo.
2. Pemenuhan kualifikasi serta peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru. “Kunci keberhasilan pendidikan terletak pada guru sebagai teladan, agen pembelajaran dan peradaban.”
3. Integrasi Pembelajaran Mendalam dengan penguatan karakter lewat budaya sekolah aman dan nyaman. Sesuai arahan Presiden Prabowo tentang budaya ASRI: Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
4. Peningkatan kualitas pembelajaran, melalui gerakan literasi dan numerasi, STEM, serta Tes Kemampuan Akademik.
5. Layanan pendidikan yang mudah, murah, dan fleksibel untuk perluasan akses.

Baca Juga  Kades Serta Warga  Perbaiki Jalan Lobang di Huta 1 Panambean Raja Hombang

Dalam 18 bulan, Kemdikdasmen letakkan fondasi ‘pendidikan bermutu untuk semua’ lewat regulasi dan ekosistem yang integrasikan sekolah, keluarga, masyarakat, dan media. “Kementerian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat, dunia usaha, dan lembaga-lembaga yang berkomitmen memajukan pendidikan,” katanya.

Di akhir pidato ditegaskan, mutu pendidikan butuh tiga M: Mindset yang maju, Mental yang kuat, dan Misi yang lurus. “Tanpa ketiganya, semua kebijakan itu hanya akan berhenti sebagai program dan formalitas yang sekadar ditandai dengan capaian angka-angka kuantitatif,” ujarnya.

Turut hadir Sekretaris Disdik Pematangsiantar Drs Risbon Sinaga dan Kabid PAUD dan PNF Fahrudin Sagala.

Upacara Hardiknas juga digelar di sejumlah sekolah: UPTD SMPN 5 dengan pembina Staf Ahli Pemerintahan Dra Happy Oikumenis Daely, SMPN 2 dengan Staf Ahli Pembangunan Muhammad Hamdani Lubis, SMPN 10 dengan Asisten Administrasi Umum Dedy Tunasto Setiawan, SMPN 9 dengan Plt Asisten Pemerintahan Hendra TP Simamora, dan SMPN 6 dengan Kadis Pariwisata Hamzah Fanshuri Damanik. (***)