SIMALUNGUN I DIAN24NEW.com
Warga Desa Baja Dolok, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, kembali dihadapkan pada permasalahan yang serius terkait dugaan penyelewengan dana desa. Seorang warga desa yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa Badan Usaha Desa (Bunag) Baja Dolok diduga dimainkan oleh Kepala Desa Baja Dolok, inisial Ju
Menurut warga, uang sebesar Rp 182 juta yang diterima dari pemerintah desa diduga tidak digunakan sebagaimana mestinya. Bendahara Bunag, inisial Su, dikabarkan telah menerima uang sebesar Rp 110 juta, namun tidak ada transparansi mengenai penggunaan dana tersebut. “Kita meminta Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk memeriksa dana desa kami agar masyarakat tidak menyalahkan seseorang atau kadesnya,” ujar warga tersebut.
Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa inisial Ju tidak membuahkan hasil. Saat dikunjungi di kantor, beliau tidak ada di tempat, dan pesan singkat yang dilayangkan tidak dibalas.
Warga Desa Baja Dolok berharap agar kasus ini segera diusut tuntas. Mereka khawatir jika penyelewengan dana desa ini tidak ditindaklanjuti, maka kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa akan semakin menurun. “Kalau ini diusut pasti semuanya terbongkar dan ada kepastian bagaimana desa kami tidak hancur seluruhnya,” kata warga tersebut. (***)







