Model
Simalungun

Duga “Asal Jadi”, Rabat Beton Jalan Usaha Tani Tempel Jaya Simalungun Dibawah Standar?

192
×

Duga “Asal Jadi”, Rabat Beton Jalan Usaha Tani Tempel Jaya Simalungun Dibawah Standar?

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN I DIAN24NEW.com

Proyek rabat beton Jalan Usaha Tani di Nagori Tempel Jaya, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis.

Dugaan itu muncul setelah tim media menemukan sejumlah kejanggalan saat melakukan investigasi lapangan pada proyek Tahun Anggaran(TA) 2025 yang dikerjakan rekanan CV Desi Jaya melalui skema Penunjukan Langsung.

Ketebalan rabat beton yang seharusnya 20 cm berdasarkan RAB, ditemukan hanya 15–16 cm di beberapa titik. Selain itu, lapisan bawah cor terlihat berongga, mengindikasikan pemadatan tidak dilakukan sesuai spek. 

Beberapa warga setempat ketika dimintai pendapatnya oleh awak media, Selasa,(25/11/25) mengeluhkan kualitas pekerjaan yang dinilai jauh dari standar yang diharapkan.terlihat  campuran beton didominasi oleh pasir sehingga permukaan terlihat rapuh dan mudah terkelupas.

Baca Juga  Sat Narkoba Polres Simalungun Ringkus Dua Pengedar Sabu

“Tipis kali rabat betonnya, tak sesuai standar. Mana bisa tahan lama?” ujar seorang warga lainya “Campurannya pun parah kali, pasirnya lebih banyak dari semen,”sebutnya kecewa.

Pantauan awak media selain ketebalan, panjang rabat beton juga diragukan, kemungkinan ketika proses pekerjaan tidak memakai patok.

Dugaan pengurangan material ini dinilai merugikan masyarakat karena jalan tersebut merupakan akses vital pengangkutan hasil pertanian.

Plt Kadis Pertanian Simalungun Pardomuan Sijabat ketika dikofirmasi  Rabu, (26/11/25) terkait Proyek rabat beton di Nagori Tempel Jaya yang diduga dikerjakan asal jadi tidak sesuai spektenis enggan memberikan  keterangan.Begitu juga dengan pihak rekanan CV Desi Jaya Hingga berita ini dikirim ke meja redaksi belum berhasil dikofirmasi awak media.

Baca Juga  Nainggolan Berhasil Kabur, Nelayan Asal Tanjung Tiram Dibekuk Polsek Bosar Maligas dan Sita 10,37 Gram Sabu

Warga berharap Pemkab Simalungun melalui Ispektorat diminta turun melakukan pemeriksaan ulang demi memastikan kualitas proyek yang dibiayai oleh uang negara. (***)