SIANTAR I DIAN24NEW.com
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar resmi melepas 20 santri peserta Pendidikan Dasar Kader Ulama (PDKU) pada Minggu (30/11/2025). Program yang digelar oleh Komisi Pendidikan, Pemuda dan Kaderisasi MUI ini berlangsung selama lima bulan dengan total 43 pertemuan yang dijadwalkan setiap Sabtu dan Ahad, sehingga tidak mengganggu jam sekolah para peserta.
Ketua panitia sekaligus Ketua Komisi Pendidikan, Pemuda dan Kaderisasi MUI Pematangsiantar, Drs H Akhyar M Pd, menjelaskan bahwa para santri berasal dari sejumlah SMA/SMK negeri dan swasta di Kota Siantar. Selain belajar ilmu agama, para santri juga mendapat pelatihan komputer di Istikom Tunas Bangsa yang dipimpin oleh Sekretaris Umum MUI, H Ahmad Ridwansyah Putra. Bahkan setelah PDKU selesai, pelatihan komputer akan dilanjutkan 16 pertemuan tanpa biaya.

Dalam penyampaian kesannya, Pinkan Salsa Saragih selaku peserta terbaik mengaku mendapatkan pengalaman berharga. Ia menyebut mempelajari kitab kuning semula terasa sulit, namun bimbingan ustadz membuat ilmu tersebut lebih mudah dipahami dan diamalkan. Selain ilmu agama, ia merasakan PDKU sebagai ajang silaturahmi antar pelajar dari berbagai sekolah.
Ketua MUI Pematangsiantar, Drs H M Ali Lubis, dalam sambutannya mengatakan bahwa ilmu yang diperoleh selama lima bulan masih sangat sedikit dibandingkan luasnya ilmu Allah. Karena itu, para santri diminta untuk terus belajar serta mengamalkan ilmu dengan akhlak yang baik. Ia berharap PDKU dapat melahirkan kader ulama yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dukungan juga disampaikan oleh Kepala Kemenag Pematangsiantar yang diwakili Hasan Basri Munthe, yang menilai PDKU harus terus dikembangkan sesuai perkembangan zaman. Sementara itu, perwakilan Wali Kota Siantar, Zainal Siahaan (Asisten II), menegaskan bahwa PDKU penting dalam upaya mengajak kebaikan dan mencegah kemungkaran.
Acara pelepasan turut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar Ahmadi Rahman, para orang tua santri, serta para tenaga pendidik. Pada akhir kegiatan, panitia mengumumkan lima peserta terbaik dan seluruh peserta mendapatkan sertifikat sebagai tanda kelulusan dari PDKU. (***)







