SIMALUNGUN – DIAN24NEW
Sudah satu bulan berlalu, namun peristiwa tragis yang menewaskan Ibu Rumah Tangga (IRT) inisial NB (55) di Nagori Mariah Hombang, Kecamatan Hutabayu Raja, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), pada 17 September 2023 yang lalu, menyentak perhatian publik di daerah ini.
Ihwal di balik insiden tersebut hingga saat ini masih menjadi misteri. “Untuk saat ini pelaku juga belum kita temukan, masih dalam proses pendalaman,” ujar Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tanah Jawa, Simalungun, Kompol Manson Nainggolan tak menyangkal belum menemukan pelaku pembunuhan saat dikonfirmasi wartawan. Minggu (22/10/2023)
Manson mengatakan pihaknya optimis dalam waktu dekat tersangka pembunuhan IRT di Mariah Hombang tersebut segera terungkap.
“Proses penyelidikan perkara ini masih terus berjalan dilakukan tim gabungan Polsek Tanah Jawa dan Polres Simalungun,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kepolisian Resor (Polres) Simalungun hingga saat ini menyebut masih mendalami penyebab kematian IRT inisial NB (55) warga Nagori Mariah Hombang, Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumut.
Kapolres Simalungun AKBP Ronald Sipayung mengatakan hingga kini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
“Hasil otopsinya sudah keluar secara lisan. Kita juga sudah memeriksa sebanyak enam orang saksi di sana,” kata Ronald kepada wartawan Kamis (21/9/2023) lalu.
Ronald Sipayung sebut belum ada tersangka ditetapkan dalam kasus tersebut. Namun ia juga tidak membantah jika peristiwa tersebut merupakan peristiwa tindak pidana pembunuhan.
“Korban ditemukan telungkup di depan rumah. Kita belum memastikan apakah korban meninggal karena penyakit atau dianiaya. Lukanya ada di bagian kening sebelah kanan,” bebernya lagi.
Sementara terkait isu dari warga sekitar yang menduga-duga korban dianiaya oleh anak daripada korban. AKBP Ronald kembali mengatakan jika itu hanya isu-isu saja dan belum ada bukti yang kuat.
Ditambahkan dia, untuk kesehariannya korban tinggal bersama anak laki-lakinya yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sementara suami dari pada korban sudah lama meninggal dunia.
Perlu untuk diketahui, beberapa warga dan Gamot menduga jika korban dianiaya oleh anak kandungnya sendiri. Pasalnya, korban selama ini tidak memiliki musuh ataupun orang yang berselisih paham dengannya.
Korban NB (55) ditemukan pada Minggu (17/9/23) pagi sekitar pukul 06.30 WIB pagi. Korban ditemukan dalam kondisi kaku tidak bernyawa dengan luka di bagian wajah Korban. (mstr)
Editor. : Taman Haloho










