Model
MingguanNasionalPematangsiantarPeristiwaRegionalSeremonialSimalungunTeknologiUncategorized

Mengadu ke Camat dan DPRD, Petani Simalungun Desak PDAM Tirtauli Kembalikan Fungsi Umbul Air

213
×

Mengadu ke Camat dan DPRD, Petani Simalungun Desak PDAM Tirtauli Kembalikan Fungsi Umbul Air

Sebarkan artikel ini
  • Ket.Photo : Umbul Air di Dusun Aek Nuali yang diambil alih oleh PDAM Tirtauli Kota Pematangsiantar.

SIMALUNGUN I DIAN24NEW.COM
Kelompok Tani Fitofit Mujur, Dusun Bah Ruksi, Nagori Pematang Pane, Simalungun, serahkan pengaduan ke Camat dan Komisi II DPRD Simalungun. Petani terancam gagal panen karena PDAM Tirtauli alihkan Umbul Air jadi Bak Penampung. Camat Lina Damanik dan Ketua Komisi II DPRD Simalungun Maraden Sinaga janji tindaklanjuti.

  • Ket.Photo : Umbul Air di Dusun Aek Nuali yang diambil alih oleh PDAM Tirtauli Kota Pematangsiantar

Kelompok Tani Fitofit Mujur Dusun Bah Ruksi Nagori Pematang Pane Kecamatan Panombean Panei Kabupaten Simalungun, Sumut, serahkan pengaduan tertulis kepada Camat Panombean Panei dan Komisi II DPRD Simalungun, Selasa, 02/04/2026.

Adapun isi surat pengaduan yang diserahkan itu menyebutkan bahwa sejak bulan Januari 2026 areal persawahan mereka sama sekali tidak mendapatkan pasokan air, hingga menyebabkan kondisi tanah persawahan pecah – pecah dan tidak bisa menanaman padi atau Pola Tanam Gagal Total.

Baca Juga  Perumda Tirta Uli Raih Apresiasi BUMD Terbaik Kategori GCG dan Kinerja Terbaik Hasil Evaluasi BPKP Sumut

Demikian juga saluran irigasi skunder maupun primer juga mengalami kekeringan. Pada hal sejak zaman dahulu sampai tahun 2025 lalu, debit air dari Umbul masih mengalir lancar melalui saluran irigasi primer dan skunder.

  • Ket.Photo : Umbul Air di Dusun Aek Nuali yang diambil alih oleh PDAM Tirtauli Kota Pematangsiantar

Kebutuhan air persawahan milik petani terpenuhi secara merata dan tertib pola tanam berjalan lancar, juga kebutuhan pangan petani terpenuhi.

Namun, tanggal 07 Nopember 2025 pihak PDAM Tirtauli Kota Pematangsiantar mengambil alih Umbul Air itu. Mereka membangunnya menjadi Bak Penampung Air, alhasil debit air ke areal persawahan mati total. Seluruh petani terancam kehilangan mata pencaharian. Pada hal mereka hanya menggantungkan hidupnya terhadap hasil pertanian sawah.

Baca Juga  PD Pasar Horas Jaya Luncurkan Pembayaran Non Tunai QRIS

Sedangkan lokasi Umbul Air terletak di Dusun Aek Nauli Kecamatan Panei dan areal persawahan milik petani yang mengalami kekeringan antara lain di Kecamatan Panei Tongah berada di
Dusun Aek Nauli, Dusun Silamak-lamak dan Dusun Bombongan, Nagori Janggir Leto. Sementara di Kecamatan Panombean Panei berada di Dusun Bah Ruksi dan Sawah III, dengan jumlah keseluruhan mencapai 150 Hektare.

  • Ket.Photo : Umbul Air di Dusun Aek Nuali yang diambil alih oleh PDAM Tirtauli Kota Pematangsiantar

Masyarakat berharap agar Pemerintah Kabupaten Simalungun, melalui Camat atau Komisi II DPRD Kabupaten Simalungun dapat membantu petani agar PDAM Tirtauli Kota Pematangsiantar mengembalikan fungsi Umbul Air ke kondisi semula.

Baca Juga  Mobil Carry Terbakar di Jalan Sudirman, Polsek Siantar Barat Gerak Cepat Amankan TKP

Camat Kecamatan Panombean Panei Lina Damanik, Kamis, 02/04/2026, ketika dihubungi memakai telepon WatsApp membenarkan telah menerima surat pengaduan warganya. Beliau berjanji akan menindak lanjutinya dengan cara memfalitasi pertemuan antara kelompok tani dengan PDAM Tirtauli, tetapi belum memastikan hari maupun tanggalnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Simalungun Maraden Sinaga ketika dihubungi secara terpisah melalui telepon WatsApp mengakui mereka telah menerima surat pengaduan Kelompok Tani Fitofit Mujur dan berjanji akan melakukan Rapat Dengar Pendapat bersama Instansi terkait dan PDAM Tirtauli Kota Pematangsiantar. (***)