Model
Pematangsiantar

Puncak Perayaan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-78, Wali Kota dr Susanti : Hak Guru Menjadi Perioritas dan Guru Jangan Dipersulit

49
×

Puncak Perayaan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-78, Wali Kota dr Susanti : Hak Guru Menjadi Perioritas dan Guru Jangan Dipersulit

Sebarkan artikel ini

SIANTAR – DIAN24NEW

Hak guru harus menjadi prioritas, dan seluruh urusan guru jangan dipersulit. Hal ini disampaikan Wali Kota Pematang Siantar dr Susanti Dewayani SpA dalam sambutannya di hadapan ribuan guru Kota Pematang Siantar, di acara puncak perayaan Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dengan thema “Bergerak Bersama Rayakan Merdeka Belajar” di Auditorium Brigjend Radjamin Purba Universitas Simalungun (USI), Kamis (30/11/2023).

dr Susanti menyampaikan guru merupakan pahlawan pembangunan, pahlawan yang memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Saat ini, lanjutnya, Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah banyak melakukan program-program untuk meningkatkan kesejahteraan guru. 

Baca Juga  Gedung IV Pasar Horas Pematangsiantar Dirobohkan, Target Lokasi Bongkaran Menjadi Rata dan Padat

“Selanjutnya pemerintah meluncurkan program Guru Penggerak yang akan menjadi nahkoda peradaban pendidikan Indonesia yang akan lebih memberikan warna pada lingkungan pembelajaran untuk mewujudkan Merdeka Belajar,” terang dr Susanti.

Selanjutnya dr Susanti menekankan sejumlah poin yakni: Naik pangkat bagi PNS jangan dipersulit: Guru PPPK diperpanjang kontraknya, Guru Honorer diminta diperhatikan kesejahteraannya, Kuota guru PPPK tahun 2023 sebanyak 378, Mendukung Program Guru Penggerak, serta Diklat guru ditampung di APBD TA 2024.

“Dan terakhir, urusan guru jangan dipersulit,” tegas dr Susant disambut tepuk tangan ribuan guru.

Kepada sejumlah wartawan, dr Susanti didampingi Ketua Dekranasda Kota Pematang Siantar H Kusma Erizal Ginting SH serta Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pematang Siantar Rudolf Barmen Manurung MPd mengutarakan Pemko Pematang Siantar melalui Dinas Pendidikan dalam momentum Hari Guru Nasional dan HUT ke-78 PGRI memiliki prioritas dalam meningkatkan status dan kesejahteraan guru. 

Baca Juga  Pemko Pematangsiantar Terima Aspirasi HMI, Klarifikasi Kedatangan Wali Kota ke Rumah Penyandang Disabilitas

“Semua urusan guru jangan dipersulit, artinya mempermudah seluruh urusan guru untuk meningkatkan kesejahteraan guru di Kota Pematang Siantar,” sebut dr Susanti.

Dilanjutkan dr Susanti, saat ini Pemko Pematang Siantar telah memberikan kuota kepada 378 orang yang diangkat sebagai PPPK. 

“Untuk itu, kesejahteraan guru harus diperhatikan karena menjadi pelopor dalam mencerdaskan anak bangsa dan mencerdaskan generasi yang akan datang,” ujar dr Susanti. 

Terkait pandangannya terhadap sosok guru,  dr Susanti mengatakan guru merupakan seorang sosok yang luar biasa.

“Bagi saya pribadi, seorang guru sosok yang banyak tanda jasa, membuat seseorang itu menjadi berhasil berkat dari cinta kasih sayang seseorang guru,” sebut dr Susanti.

Baca Juga  Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi Tekankan Pentingnya Inklusi Keuangan 

Seorang guru juga, lanjutnya, memiliki peran dalam perkembangan masa depan bangsa.

Kegiatan ini diisi dengan sejumlah acara, antara lain pemotongan nasi tumpeng, penyerahan hadiah kepada pemenang lomba, serta workshop peningkatan kompetensi guru dan penyematan bunga kepada perwakilan guru yang akan memasuki pensiun. 

 

 

Editor    :   Taman Haloho