Model
PematangsiantarSeremonial

RS Murni Teguh Horas Insani Raih WSO Angels Award Diamond, Pemko Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

69
×

RS Murni Teguh Horas Insani Raih WSO Angels Award Diamond, Pemko Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

Sebarkan artikel ini

SIANTAR I DIAN24NEW.COM
RS Murni Teguh Horas Insani terima Penganugerahan World Stroke Organization Angels Award Diamond. Penghargaan diharapkan jadi motivasi tingkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Pematangsiantar.

Penganugerahan digelar di Lantai 4 RS Murni Teguh Horas Insani, Jalan Medan Kelurahan Naga Pitu Kecamatan Siantar Martoba, Senin 20 April 2026.

Wali Kota Wesly Silalahi diwakili Asisten Administrasi Umum Setdako Dedy Tunasto Setiawan sampaikan apresiasi Pemko atas capaian tersebut. “Penghargaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi institusi rumah sakit, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kota Pematangsiantar.”

Dedy sebut penanganan stroke butuh kecepatan, ketepatan, serta koordinasi tenaga medis. “Dengan diraihnya penghargaan, menunjukkan pelayanan kesehatan di Kota Pematangsiantar telah memenuhi standar internasional, khususnya dalam penanganan stroke secara cepat dan tepat.”

“Saya berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, tidak hanya di Rumah Sakit Murni Teguh Horas Insani, tetapi juga di seluruh fasilitas kesehatan di Kota Pematangsiantar,” katanya.

Baca Juga  Wali Kota Pematangsiantar Terima Rekomendasi Dewan Pendidikan untuk Perbaiki Mutu Pendidikan

Pemko akan terus dukung upaya peningkatan layanan kesehatan demi terwujudnya masyarakat Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras. “Semoga terus menjadi pelopor dalam pelayanan kesehatan yang berkualitas,” pungkas Dedy.

Direktur Operasional PT Murni Sadar Tbk dr Jong Khai MARS apresiasi layanan pasien stroke akut RS Murni Teguh Horas Insani. Stroke, katanya, penyakit mematikan yang serang usia produktif dan bisa sebabkan kecacatan bila tak ditangani baik.

WSO dorong RS beri pelayanan stroke akut dengan kenali gejala dan terapi secepatnya. Jong Khai tekankan edukasi ke masyarakat, termasuk siswa SD kelas 4 ke atas untuk pahami gejala stroke. Pengobatan sudah ditanggung BPJS Kesehatan.

Consultant WSO Angels Wilayah Jakarta dan Sumatera dr Henny Pristiwa Oktaviani: Sejak 2017 sudah 150 RS di Indonesia terima penghargaan. Target 500 lebih RS. “Butuh dukungan pemerintah daerah dan instansi terkait. Juga butuh edukasi ke masyarakat meskipun rumah sakit dan ambulans sudah siap. Ke depan, kita beri perhatian ke Siantar agar rumah sakit ready stroke seperti di Sleman, Yogyakarta.”

Baca Juga  Wali Kota Pematangsiantar Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah

Direktur RS Murni Teguh Horas Insani dr Herman Ramli: Penghargaan bentuk pengakuan komitmen dan kualitas layanan stroke cepat, tepat, dan terstandar global. Pengembangan dimulai 12 Juli 2025 lewat pelatihan Code Stroke dan penguatan EMS siaga stroke di Kantor Gubernur Sumut. RS jadi rujukan layanan stroke terpadu di Sumut.

Oktober 2025 hingga Maret 2026, 32 pasien Code Stroke ditangani, 13 pasien terima terapi trombolisis dengan outcome baik. Didukung tim multidisiplin: IGD terlatih, neurologi, radiologi, farmasi, lab, ambulans, dan registrasi responsif.

“Penghargaan ini menjadi motivasi terus tingkatkan kualitas pelayanan stroke berbasis evidence dan standar internasional. Ke depan, RS berkomitmen perluas edukasi masyarakat Pematangsiantar dan Simalungun terkait deteksi dini stroke,” kata Herman.

Baca Juga  Ny. Ratnawati Radiapoh Hasiholan Sinaga : “Peran Orangtua Dalam Peningkatan Literasi dan Budaya Membaca Sangat Penting”

RS kini berstatus ready stroke hospital. Edukasi masyarakat jadi kunci keberhasilan terapi dalam golden period.

Puncak acara, dr Henny serahkan WSO Angels Award ke RS. Hadir Plt Kadis Kesehatan Urat Hatoguan Simanjuntak, Ketua IDI Siantar-Simalungun dr Reinhard Sihombing, perwakilan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Jasa Raharja, Camat Siantar Martoba Rilan Syakban Pohan, Lurah Naga Pitu Sahara Sinaga, perwakilan TP PKK, dan undangan lain. (***)