Model
EkonomiNasionalPeristiwaPolitikRegionalSeremonialSimalungunTeknologiUncategorized

Kolaborasi Antar Daerah, Bupati Simalungun Hadiri Pesta Kuliner Gorontalo, Buka Peluang UMKM Go Nasional

59
×

Kolaborasi Antar Daerah, Bupati Simalungun Hadiri Pesta Kuliner Gorontalo, Buka Peluang UMKM Go Nasional

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN I DIA24NEW.COM
Ekonomi jalan, politik antar daerah nyambung. Di sela agenda PENAS XVII Gorontalo, Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih hadir di “Pesta Kuliner Rakyat” Gorontalo. Momen ini jadi jembatan Simalungun belajar strategi Pemko Gorontalo ngangkat UMKM lewat kuliner rakyat.

Kehadiran Bupati Anton bukan seremonial. Ini strategi ekonomi: Simalungun intip jurus Gorontalo angkat UMKM dan wisata kuliner, biar bisa diadopsi di Tanah Habonaron do Bona.

Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih hadir di acara kuliner rakyat Gorontalo saat sela PENAS XVII. Ia menyebut event kuliner rakyat ini model tepat angkat UMKM dan wisata. Pemko Gorontalo bilang event kuliner rakyat ini jadi andalan ekonomi karena UMKM = tulang punggung daerah. Pertemuan ini buka ruang kolaborasi UMKM Simalungun-Gorontalo go nasional.

Baca Juga  Wali Kota Siantar Melantik dan Mengukuhkan Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi

Bupati Anton hadir di lokasi kuliner rakyat Gorontalo saat jeda PENAS XVII Gorontalo. Dia bilang acara kuliner rakyat ini model pas angkat UMKM dan wisata. “Ini cara tepat gerakkan ekonomi rakyat. Kuliner serta pintu masuk UMKM naik kelas dan wisata hidup,” kata Anton.

Bagi Simalungun, ini penting. Daerah punya potensi: kopi Sidamanik, durian, olahan ubi, tenun. Tinggal butuh ekosistem kayak Gorontalo: lokasi terpusat dan branding kuat.

Pemko Gorontalo blak-blakan, UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Karena itu event kuliner rakyat jadi andalan. Tanpa modal besar APBD, tapi efek ekonomi langsung ke pedagang kecil.

“UMKM harus naik kelas. Dari gerobak ke brand. Dari lokal ke nasional,” kata Pemko Gorontalo. Jurus mereka: konsisten gelar event dan kasih ruang aman serta bersih buat pedagang.

Baca Juga  Pemkab Simalungun Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2027: Selaraskan Berbagai Program Kerja

Pertemuan Anton dan Pemko Gorontalo di sela PENAS XVII buka peluang kolaborasi nyata. Bukan cuma tukar cendera mata, tapi tukar kurikulum UMKM.

Simalungun bisa kirim pelaku UMKM kopi dan tenun belajar branding kuliner rakyat Gorontalo. Sebaliknya, Gorontalo bisa masuk pasar Simalungun lewat jaringan koperasi dan BUMDes.

Anton: “Dari PENAS ke meja dagang. Politik kita: petani dan UMKM harus sama-sama sejahtera.”

Kehadiran Bupati Anton di pesta kuliner rakyat Gorontalo, politik ekonomi cerdas. Belajar cepat, pulang bawa jurus. Kalau Simalungun bisa replikasi model Gorontalo, UMKM dan wisata kuliner daerah punya panggung baru.

PR Pemkab Simalungun sekarang: petakan UMKM kuliner unggulan dan siapkan lokasi “pusat kuliner rakyat” ala Gorontalo. Biar PENAS XVII tidak cuma jadi kenangan, tapi jadi kontrak dagang. (rul/th)