Model
EkonomiMingguanNasionalPematangsiantarPeristiwaPolitikRegionalSeremonialTeknologiUncategorized

Wali Kota Wesly Perintahkan Bongkar Lapak Semi Permanen Pasar Dwikora, “Jalan Mufakat Diselesaikan Pakai Mufakat”

84
×

Wali Kota Wesly Perintahkan Bongkar Lapak Semi Permanen Pasar Dwikora, “Jalan Mufakat Diselesaikan Pakai Mufakat”

Sebarkan artikel ini

SIANTAR I DIAN24NEW.COM
Setelah kebakaran Pasar Dwikora 18/06/2026 dini hari, Pemko bergerak cepat. Selasa 23/06/2026, Pemko Pematangsiantar via Kecamatan Siantar Utara bongkar bangunan semi permanen PKL di Jalan Mufakat, Kel. Sukadame. Instruksi langsung Wali Kota Wesly Silalahi SH MKn.

Pembongkaran dipimpin Camat Siantar Utara Marlon Brando Sitorus SSTP MSP dan Sekcam Rahim Doli Sakti Siregar SSTP. Berjalan tertib. Uniknya: pedagang sukarela bongkar lapak sendiri.

Marlon sebut sesuai arahan Wali Kota Wesly, pendekatannya persuasif. “Kami diskusi dan kasih kelonggaran jam 17.00 WIB/05.00 sore. Bangunan di Jalan Mufakat kita bongkar sesuai kesepakatan. Terima kasih pedagang mau bongkar sendiri,” katanya.

Alasannya tegas: saat kebakaran Kamis 18/06, mobil pemadam susah masuk karena lapak semi permanen nutupi akses. Jalan Mufakat harus fungsional. “Sesuai namanya Jalan Mufakat, kita selesaikan dengan mufakat bersama,” tandas Marlon.

Baca Juga  Wali Kota Lantik Lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemko Siantar

Pemko dan Kelurahan juga koordinasi PD Pasar Horas Jaya imbau pedagang dengan hati tenang dan situasi kondusif.

Dampak Ekonomi dan Penataan Ulang
1. Keamanan. Akses mobil damkar dan darurat dilancarkan. Risiko kebakaran berulang ditekan.
2. Penataan PKL. Pedagang diberi kelonggaran waktu jualan sore 17.00 WIB. Artinya ruang dagang masih ada, tapi tidak permanen nutupi jalan.
3. Perbaikan Fisik. Marlon sampaikan PUTR akan perbaiki drainase. Dinas LH bersihkan sisa bangunan. Target: Pasar Dwikora lebih tertib dan layak.

“Ini bukti kami bergerak cepat sesuai arahan Bapak Wali Kota Wesly Silalahi,” ujar Marlon. Di lapangan ia sempat bercanda dan interaksi dengan pedagang biar suasana nggak tegang.

Baca Juga  Sidak Pra-Lomba, Ny Liswati Turun ke Tong Marimbun & Pematang Marihat: Target Juara Umum TP PKK Sumut Harga Mati

Langkah Pemko Wesly: penegakan Perda dan keselamatan publik, tapi tanpa represif. Politiknya, wibawa negara ditegakkan. Ekonominya, PKL tetap dapat ruang jualan jam sore, nggak langsung “dimatikan” penghasilannya. Sosialnya: cegah konflik horizontal dan korban kebakaran.

Tantangan selanjutnya: konsistensi. Kalau drainase dan relokasi/penataan lapak sore jalan, Pasar Dwikora bisa naik kelas jadi pasar aman dan tertib. (ril/th)