SAMOSIR I DIAN24NEW.COM
Gondang ditabuh, “O Tano Batak” menggema. Minggu 25/05/2026, ribuan pomparan Toga Samosir Boru Bere Ibebere PTSBI se-Indonesia padati Kecamatan Onan Runggu. Pesta Bolon 3 hari 25-27/06/2026 resmi dibuka. Wabup Samosir dan Ketua Umum PTSBI Raya Pontus Samosir pukulan gondang jadi tanda pesta dimulai.

Lagu “O Tano Batak” sengaja diputar Pemkab Samosir. Tujuannya, bangkitkan semangat dan rasa bangga pomparan ke tanah kelahiran, bona pasogit.
Wabup Samosir apresiasi Pesta Bolon jadi wadah pemersatu pomparan Toga Samosir. “Suatu kebanggaan lihat pomparan Toga Samosir bisa bersatu. Ini terjadi karena hubungan emosional yang nggak kenal batas,” ujarnya.

Ia minta PTSBI terus kontribusi SDM lewat beasiswa dan pemberdayaan ekonomi. “Bantuan pendidikan jembatan sukses. Keturunan Toga Samosir bisa berkiprah di berbagai bidang, bawa manfaat bagi bangsa dan daerah,” katanya.
Pesan politiknya tegas: Samosir maju harus libatkan punguan marga. “Pesta ini perekat persaudaraan. Pemkab ucap selamat atas Pesta Bolon. Mari bersama bangun Bona Pasogit,” ajaknya.

Dukung nyata: Pemkab Samosir serahkan bantuan Rp100 juta ke panitia. Pesta Bolon bukan cuma adat. Slogan “Ayo ke Onan Runggu” diusung biar Onan Runggu jadi destinasi wisata unggulan berbasis budaya dan ekonomi kreatif.
Atraksi: tarian tradisional angkat legenda dan nilai leluhur Batak. Ada forum diskusi generasi muda Toga Samosir. Panitia dorong lahir 21 pelaku UMKM yang meramaikan pesta. UMKM, penguatan ekonomi kreatif dukung pariwisata Onan Runggu.

Ketua Umum PTSBI Raya Pontus Samosir: “Terima kasih Pemkab Samosir. Dukungan mulai penaburan benih ikan, penanaman pohon, sampai Pesta Bolon. PTSBI fokus adat-budaya dan kembangkan SDM. Saat ini 60 anak keturunan Toga Samosir terima bantuan pendidikan kuliah. Harap terus berkembang biar makin banyak generasi muda jadi insan berguna bagi negara dan punguan.”
Ketua Panitia Mangaratua Samosir: “Sejak 2025 kami aktif kegiatan tahunan pererat persaudaraan dan kembangkan Onan Runggu. Dukungan Pemkab terasa sejak perencanaan, jadi rangkaian maksimal.”

Dari “O Tano Batak” sampai tarian legenda, Pesta Bolon PTSBI 2026, ruang pelestarian adat dan gotong royong pomparan. Pesan Wabup jelas: pembangunan bona pasogit nggak bisa jalan sendiri. Harus sinergi pemerintah dan punguan marga.
Kalau 21 UMKM dan 60 penerima beasiswa terus bertambah, Onan Runggu punya dua sayap: budaya yang dijaga dan ekonomi yang tumbuh. (th/jg)







