ASAHAN I DIAN24NEW.COM
Warga Dusun IV, Desa Panca Arga, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan digegerkan penemuan seorang bayi perempuan di tepi sungai, Selasa 4/8/2026 sekitar pukul 23.00 WIB. Bayi malang itu ditemukan dalam kondisi terbungkus kain dan mengalami luka sayat di wajah.
Bayi pertama kali ditemukan Kenedy Siregar 40, penjaga malam koperasi desa. Ia mendengar suara tangisan dari arah tepi sungai. Bersama rekannya Guntur Saragih 37, Kenedy mencari sumber suara dan menemukan bayi tersebut masih menangis.
“Bayinya langsung kami bawa ke Pustu Desa Panca Arga untuk dapat pertolongan medis,” ujar Kenedy. Dari pemeriksaan awal petugas kesehatan, bayi diketahui mengalami luka sayat pada bagian wajah.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsubsektor Rawang Panca Arga.
Menindaklanjuti laporan, personel Polsubsektor Rawang Panca Arga bersama Unit Reskrim dan Unit PPA Satreskrim Polres Asahan melakukan penyelidikan.
Hasil penyelidikan mengarah pada seorang perempuan berinisial ES. Pada Kamis 6/8/2026 sekitar pukul 19.00 WIB, petugas mengamankan ES di sebuah rumah kontrakan di Dusun III, Desa Serdang, Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan.
Saat diperiksa, ES mengakui bayi perempuan yang ditemukan di tepi sungai adalah anaknya. Berdasarkan keterangan awal, bayi itu merupakan hasil hubungan dengan seorang pria berinisial S.
ES beserta barang bukti kemudian dibawa ke Satreskrim Polres Asahan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Immanuel P Simamora, S.H., M.H membenarkan penanganan kasus ini. Polisi telah melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, dokumentasi, dan melaporkan perkembangan ke pimpinan.
“Saat ini proses penyelidikan dan pemeriksaan masih dilakukan untuk mengungkap secara terang seluruh rangkaian peristiwa,” kata AKP Immanuel.
Polres Asahan mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.
Kini nasib bayi perempuan tersebut masih dalam perawatan medis. Kasus ini menambah daftar panjang peristiwa menyedihkan terkait penelantaran bayi di wilayah Asahan. (th/rik)







