Model
SeremonialSimalungun

Khidmat, Upacara HUT ke-81 RI di Dolok Panribuan Jadi Panggung Kebangsaan

119
×

Khidmat, Upacara HUT ke-81 RI di Dolok Panribuan Jadi Panggung Kebangsaan

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN I DIAN24NEW.COM
Merah Putih kembali berkibar di langit Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun. Di bawah terik matahari, masyarakat bersama unsur pemerintahan, pelajar, TNI-Polri, guru, organisasi kemasyarakatan dan berbagai elemen lainnya larut dalam peringatan Hari Ulang Tahun HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin 17/8/2026.

Lapangan Bola Dolok Panribuan pagi itu berubah menjadi panggung kebangsaan. Semangat perjuangan, persatuan dan kecintaan terhadap Tanah Air kembali dikobarkan dalam upacara yang berlangsung tertib dan khidmat.

Upacara dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Camat Dolok Panribuan Nopen Sijabat, SH, MH. Sementara tugas sakral mengibarkan Sang Saka Merah Putih dipercayakan kepada Paskibraka gabungan SMPN-1 Dolok Panribuan.

Baca Juga  Disurati Aliansi Masyarakat, Polres Simalungun Baru Bertindak Berantas Perjudian Mesin Ketangkasan di Wilayah Tanah Jawa?

Momen paling khidmat terjadi saat bendera Merah Putih perlahan menembus angkasa. Seluruh peserta berdiri tegak memberi penghormatan.

Teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dibacakan Anggota DPRD Kabupaten Simalungun Komisi 1 Fraksi PERINDO, Jadi Aman Damanik. Pembacaan itu mengingatkan bahwa 81 tahun perjalanan bangsa telah dilalui dengan perjuangan panjang, pengorbanan, dan air mata para pendahulu.

Turut hadir unsur Forkopimcam Dolok Panribuan di antaranya Kapolsek IPTU Ponijan, SH dan personel Danramil-09 Jorlang Hataran. Hadir juga para siswa tingkat SD, SMP hingga SMA, Kepala KUA yang memimpin pembacaan doa, serta para ketua organisasi masyarakat dan OKP setempat.

“Kemerdekaan bukanlah hadiah yang jatuh dari langit, melainkan buah dari perjuangan panjang yang dibayar dengan pengorbanan,” menjadi pesan yang terasa kuat sepanjang upacara.

Baca Juga  Banjir Rendam Bosar Maligas, Polsek dan Warga Gotong Royong Evakuasi & Bersihkan Rumah

Semarak peringatan semakin terasa dengan iringan pawai dan penampilan marcimben dari berbagai sekolah, mulai dari PAUD, TK, SD hingga SMA. Aksi baris-berbaris pelajar juga turut memeriahkan lapangan upacara.

Usai pembubaran barisan sekitar pukul 11.00 WIB oleh Inspektur Upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan siswa-siswi sekolah di Dolok Panribuan serta pembagian hadiah kepada para pemenang lomba yang digelar panitia kecamatan.

Panitia yang dipimpin Sekretaris Camat bersama jajaran juga menyiapkan rangkaian lomba lain seperti panjat pinang dan pertandingan sepak bola. Rangkaian peringatan dijadwalkan berlangsung hingga sore hari dan ditutup dengan agenda penurunan Bendera Merah Putih sekitar pukul 17.00 WIB.

Bagi masyarakat Dolok Panribuan, kemerdekaan adalah api yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda. “Merah Putih telah berkibar. Kini semangatnya harus tetap hidup di dada setiap anak bangsa,” pungkas salah seorang peserta upacara. (th/matius waruhu)