Model
SeremonialSimalungun

Simalungun Jadi Tuan Rumah Launching Pemutakhiran Data Keluarga SIGA 2026 Se-Sumut

242
×

Simalungun Jadi Tuan Rumah Launching Pemutakhiran Data Keluarga SIGA 2026 Se-Sumut

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN I DIAN24NEW.COM
Pemerintah Kabupaten Simalungun dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Launching Pemutakhiran Data Keluarga melalui Aplikasi SIGA Sistem Informasi Keluarga Tahun 2026 tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Acara launching dipusatkan di Kantor Pangulu Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kamis 20/8/2026. Kegiatan ini serentak dilaksanakan secara nasional mulai 20 Agustus hingga 20 September 2026.

Hadir dalam kegiatan Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung, perwakilan Danramil Tanah Jawa Sertu Misno, Pangulu Marubun Jaya M. Raya Purba, Korwil Balai Penyuluhan KB, Penyuluh KB dari empat kecamatan, serta para kader pemutakhiran data.

Camat Tanah Jawa Andi Supandri menyampaikan dukungan penuh pihak kecamatan kepada para kader yang akan turun langsung ke lapangan.

“Mudah-mudahan para kader dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, dan kami pihak kecamatan memberikan dukungan penuh untuk mensukseskan pendataan keluarga yang akan dilaksanakan,” ujar Andi.

Baca Juga  Bupati Anton Kukuhkan 50 Anggota Paskibra Simalungun 2026, Tegaskan Simbol Amanah dan Teladan Bangsa

Bupati Simalungun yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Albert R. Saragih dalam sambutan tertulisnya mengapresiasi peran kader KB sebagai ujung tombak pemutakhiran data.

“Marilah kita jadikan momentum ini untuk terus meningkatkan kinerja dan pengabdian kepada masyarakat. Kita harus belajar berinovasi untuk mengatasi berbagai permasalahan,” ujarnya.

Albert menegaskan pemutakhiran data harus dilakukan jujur dan benar-benar turun ke lapangan. Data yang dikumpulkan bukan sekadar angka, melainkan dasar untuk tindak lanjut program ke depan, termasuk penanganan stunting dan program pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sumatera Utara Dr. Mahyuzar menyampaikan launching ini merupakan momen istimewa karena dipusatkan di Simalungun untuk mewakili seluruh Sumut.

Baca Juga  Penyerahan BLT DBH-CHT Secara Simbolis di Dinsos P3A Oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan 

“Launching pemutakhiran data ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, dan untuk Provinsi Sumatera Utara, launching-nya dilaksanakan di Kabupaten Simalungun,” ungkap Dr. Mahyuzar.

Metode yang digunakan adalah CAPI Computer-Assisted Personal Interviewing. Kader berperan sebagai enumerator dengan tugas memperbaharui data keluarga hingga 2026 dengan fokus pada validitas dan akurasi data untuk mendukung pembangunan keluarga dan penanganan stunting.

Untuk Kabupaten Simalungun, pendataan mencakup 4 Kecamatan yakni Tanah Jawa, Dolok Batu Nanggar, Girsang Sipangan Bolon, dan Bandar, dengan total 20 Nagori dan 200 Kepala Keluarga sebagai sampel. Dr. Mahyuzar berharap ke depan kegiatan ini diperluas ke seluruh kecamatan di Simalungun.

Data yang dikumpulkan terbagi tiga blok utama: data kependudukan, data keluarga berencana, dan indikator pembangunan keluarga. Data kependudukan BKKBN sejak 2021 telah tersinkronisasi dengan Disdukcapil menggunakan NIK. Sementara indikator pembangunan keluarga mencakup kondisi rumah yang terintegrasi dengan data Kementerian PUPR.

Baca Juga  Pemkab Simalungun Sampaikan Nota Pengantar LKPJ Tahun Anggaran 2025 Ke DPRD

Pemutakhiran dilakukan karena adanya dinamika kependudukan seperti kelahiran, kematian, perpindahan, dan pembentukan keluarga baru. Hasil data nantinya menjadi dasar pengambilan kebijakan, termasuk penentuan sasaran program Makan Bergizi Gratis MBG 3B, serta identifikasi Keluarga Risiko Stunting KRS yang akan dimanfaatkan Dinas Kesehatan.

Setelah pendataan selesai 20 September 2026, akan dilakukan verifikasi dan validasi sebelum diumumkan secara nasional. Data juga direncanakan diintegrasikan dengan Dinas Kominfo dalam satu dashboard terpadu, sehingga menjadi satu data referensi yang akurat bagi Kabupaten Simalungun.

Acara ditutup dengan foto bersama dan dilanjutkan pendataan langsung ke rumah-rumah warga. (ril/th)