Model
NasionalPeristiwaRegionalSimalungun

Tragedi Maut di Pabrik PT Evyap KEK Sei Mangkei, 3 Pekerja Tewas Terjun dari Lantai 6 Saat Kebakaran

171
×

Tragedi Maut di Pabrik PT Evyap KEK Sei Mangkei, 3 Pekerja Tewas Terjun dari Lantai 6 Saat Kebakaran

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN | DIAN24NEW.COM
Tragedi memilukan terjadi di PT Evyap Sabun Indonesia, Kawasan Ekonomi Khusus KEK Sei Mangkei, Nagori Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Kamis 3/9/2026 sekitar pukul 10.10 WIB. Kebakaran hebat di bagian pabrik Biding merenggut nyawa 3 orang pekerja yang diduga terjun dari lantai 6 untuk menyelamatkan diri.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., langsung turun ke lokasi bersama Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, dan Kapolsek Bosar Maligas.

“Kehadiran langsung Kapolres merupakan bentuk nyata Polri di tengah masyarakat, dalam merespons cepat setiap kejadian darurat yang mengancam keselamatan,” ujar AKP Verry saat dikonfirmasi, Kamis 3/9/2026 pukul 15.28 WIB.

Berdasarkan data sementara, api pertama kali muncul di lantai 3 atau lantai 4 pabrik Biding, disertai suara dentuman keras. Kobaran dan asap tebal dengan cepat menjalar ke lantai atas.

Baca Juga  Sat Reskrim Polres Simalungun Raih Apresiasi: Ungkap Perdagangan Satwa Dilindungi dan Kasus 3C

“Sumber api hingga saat ini belum dapat dipastikan penyebabnya, namun diperkirakan pertama kali muncul dari lantai 3 atau 4 disertai suara dentuman,” ucap AKP Verry.

Tiga korban yang meninggal dunia diketahui berprofesi sebagai Helper Las dari PT Nirwana Mahanu Putra, vendor konstruksi PT Evyap Sabun Indonesia.

Identitas korban:
1. Nasri Efendi, (43)
2. Mhd. Rifaldi, (26)
3. Sumadi, (39)
Ketiganya merupakan warga Kabupaten Batu Bara.

Menurut keterangan Fauzi selaku leader PT Nirwana Mahanu Putra, ketiga korban baru bekerja selama 4 hari dan sedang melakukan pekerjaan finishing pengelasan di lantai 6 gedung pabrik.

“Ketiga korban diduga terjatuh saat berupaya menyelamatkan diri dari kobaran api dan asap yang telah memasuki lantai 6, disertai suara dentuman yang diduga ledakan. Mereka berupaya melompat dari ketinggian dan meninggal dunia akibat terjatuh,” jelas AKP Verry.

Baca Juga  Dikawal Polisi, Jalan Rusak Menuju Dusun Hoppohan Nagori Sinar Naga Mariah Kecamatan Silimakuta Ditimbun 

Ketiga korban sempat dilarikan ke RS Karya Husada Perdagangan, namun dinyatakan meninggal dunia. Jenazah kemudian dipindahkan ke kamar jenazah RSU Perdagangan dan sudah dijemput keluarga dengan ambulans untuk dibawa pulang.

Upaya pemadaman melibatkan 13 unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai instansi: 2 unit dari Kinra, 1 unit PT Evyap, 3 unit Pemkab Simalungun, 3 unit Pemkab Batu Bara, 1 unit TNI AD, 1 unit AWC Brimob Kompi II B Siantar, 1 unit PT Basic, dan 1 unit Pemko Siantar.

“Sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai instansi dikerahkan untuk membantu proses pemadaman di lokasi kejadian,” tutur AKP Verry.

Hingga pukul 14.00 WIB, pihak RS Karya Husada menyatakan belum ada korban lanjutan. Proses pemadaman api di lokasi masih terus berlangsung.

Baca Juga  Dua Siswi Asal Simalungun Ngaku Dicabuli Pria Asal Jakarta di Rumah Kontrakan di Pematangsiantar

Polres Simalungun bersama tim terkait masih melakukan pendataan dan penyelidikan penyebab pasti kebakaran.

“Kapolres Simalungun beserta jajaran menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa para korban. Kami berkomitmen memantau perkembangan penanganan hingga proses evakuasi dan penyelidikan tuntas,” tutup AKP Verry.

Tragedi ini menjadi pengingat keras soal standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja K3 di kawasan industri. Tiga nyawa melayang hanya dalam 4 hari pertama bekerja, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga di Batu Bara. (th)