Model
RegionalSeremonial

Maulid Nabi di SMPN 1 Pulau Rakyat Asahan: Ustadz Khairil Abdi Tekankan 4 Kunci Generasi Berprestasi Tanpa Bullying

102
×

Maulid Nabi di SMPN 1 Pulau Rakyat Asahan: Ustadz Khairil Abdi Tekankan 4 Kunci Generasi Berprestasi Tanpa Bullying

Sebarkan artikel ini

Ket foto : Ketua komite bersama                 wakasek, guru SMPN 1 Pulau                       Rakyat dan juara

ASAHAN | DIAN24NEW.COM
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M diselenggarakan UPTD SMP Negeri 1 Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Rabu 16/9/26. Kegiatan menghadirkan penceramah Ustadz Khairil Abdi S.Ag., M.M., M.A. asal Kota Tanjungbalai.

Maulid mengusung tema “Generasi Muda Berprestasi dengan Berpegang pada Sunnah Nabi”. Kegiatan dipimpin Kepala Sekolah Lely Endah Rini, dihadiri Wakil Kepala Sekolah Ratna Panjaitan S.Pd, Ketua Komite Paimin, dewan guru, tata usaha, serta seluruh siswa-siswi.

Ketua panitia Rifki Maulana kelas IX-1, pembaca doa Muhammad Zaki kelas VIII-1, dan saritilawah Cori Aquina kelas VIII-1.

Baca Juga  82 Bikers Honda Batam Ramaikan Vario Evo Night Ride, Capella Honda Dengarkan Masukan Komunitas

Dalam tausiyahnya, Ustadz Khairil Abdi mengupas empat fondasi utama agar generasi muda berprestasi dan mendapat berkah:
1. Sholat Kunci Kesuksesan
“Kalau Mau Berprestasi yang utama jangan Lupa Solat, agar prestasi yang diraih mendapatkan berkah dan ridho dari Allah SWT,” ujarnya. Sholat disebut sebagai kunci utama kesuksesan muslim di dunia dan akhirat.
2. Hormati Orang Tua
Orang tua adalah fondasi penting meraih prestasi dan keberkahan hidup.
“Jangan melawan atau membangkang kepada orang tua, dosa besar dalam Islam yang membuatmu tidak berkah dan mendapat kesusahan,” tegasnya.
3. Hormati Sesama, Stop Bullying
Ustadz menekankan pentingnya menghormati teman untuk menciptakan hubungan rukun, damai, dan bebas dari perundungan bullying.
Budaya saling menyakiti, merendahkan, menakuti, dan menindas harus dihapus dari lingkungan sekolah.
4. Jujur
Jujur adalah menyelaraskan perkataan dan perbuatan dengan kenyataan yang benar.
“Jangan suka menipu, menipu dapat mengurangi rezeki dan keberkahan hidup pelaku,” tutupnya.

Baca Juga  Camat Rahuning Cross-Check Kasus Dapa, Penyandang Disabilitas: Masuk Desil 1-4 PKH atau Tidak?

Kegiatan Maulid juga dirangkai dengan pengumuman juara dan penyerahan hadiah uang pembinaan untuk lomba Tahfiz Quran, lomba Azan, MTQ, pidato, dan sholawat.

Perayaan Maulid di SMPN 1 Pulau Rakyat ini menunjukkan sinergi politik pendidikan berbasis agama, budaya, dan sosial. Di tengah tantangan era digital dan maraknya kasus bullying di sekolah, pendekatan sunnah Nabi menjadi strategi kultural untuk membangun karakter siswa.

Pemerintah sekolah tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga menanamkan nilai spiritual, etika sosial, dan kejujuran sebagai modal sosial generasi muda Asahan yang berprestasi dan berakhlak. (th/paimin)