Model

Model

Model
Pematangsiantar

Orang Tua Siswa Baru di MTs Negeri Dibeban Pungutan Dengan Dalil Uang Komite 6 Bulan Untuk Tutupi Tunggakan Hutang ke Penerbit Buku Erlangga Jadi Sorotan

45
×

Orang Tua Siswa Baru di MTs Negeri Dibeban Pungutan Dengan Dalil Uang Komite 6 Bulan Untuk Tutupi Tunggakan Hutang ke Penerbit Buku Erlangga Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

SIANTAR – DIAN24NEW 

Pungutan terhadap orang tua siswa masih saja terus berlangsung, dengan dalil uang komite sampai 6 bulan untuk menutupi tunggakan hutang kepada penerbit buku Erlangga. Padahal dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang digelontorkan pemerintah sudah besar. Ini terjadi di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs N) Pematang Siantar. Dan ini harusnya menjadi perhatian serius Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara.

Model

Informasi yang dihimpun, pihak sekolah membebankan setiap orang tua siswa baru TA 2022-2023, untuk membayar uang komite sampai 6 bulan, ternyata bukan untuk membeli berbagai buku pelajaran seperti yang disampaikan Ketua Komite, Ust Faidil Siregar. Melainkan, hal itu dilakukan untuk menutupi tunggakan hutang ratusan juta rupiah kepada perusahaan penerbit buku PT Erlangga pada TA 2022-2023. 

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala MTs Negeri Pematang Siantar, Nurhayati, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Sabtu (22/7/2023).

“Jadikan gini. Kebijakan itu hasil rapat bersama seluruh orang tua siswa. Kami punya hutang ke penerbit Erlangga. Uang yang dikumpulkan dari orang tua untuk membayar hutang tersebut. Kami kekurangan buku panduan agama. Sementara Kementerian Agama tidak lagi menyukupi buku buku panduan agama, bang”, ucap Nurhayati. 

Nurhayati pun mencoba membuat pernyataan tak masuk akal. Dia bilang, kebijakan pungutan uang komite selama 6 bulan kepada siswa baru juga bertujuan sebagai upaya melengkapi peralatan laboratorium komputer/laptop. Yang mana, PT Erlangga berjanji akan memberikan beberapa laptop yang nantinya akan dipergunakan siswa MTs Negeri.

“Barter lah bang. Kalau kita lunasi hutang buku. Erlangga akan menyediakan laptop sebanyak 32 unit di laboratorium komputer/laptop,” sebut Nurhayati.

Atas keterangan yang disampaikan Nurhayati selaku Kepala MTs Negeri Pematang Siantar, sepertinya tidak sinkron dengan apa yang disebutkan oleh Ketua Komite MTs Negeri, Ust Faidil Siregar. 

Menurut Ust Faidil Siregar, ada beberapa faktor yang melandasi penerapan kebijakan pembayaran uang komite selama 6 bulan.

“Ada beberapa faktor, untuk pembelian buku-buku mata pelajaran Agama yang tidak ada dari Kementrian Agama, atau tidak ada bantuan lainnya untuk itu, seperti :Al-Qur’an Hadits, Figih, Aqidah Akhlak, SKI dan Bahasa Arab.

Selanjutnya ada program untuk ruang laboratorium, ruang komputer atau laptop untuk siswa dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)”, sebut Ust Faidil Siregar melalui pesan WhatsApp kepada wartawan. (RD)

 

Editor.      :   Taman Haloho