Model
Pematangsiantar

Siang Bolong, Begal di Pematangsiantar, Renggut Nyawa Gadis 20 Tahun, Temannya Gadis 19 Tahun Kritis

73
×

Siang Bolong, Begal di Pematangsiantar, Renggut Nyawa Gadis 20 Tahun, Temannya Gadis 19 Tahun Kritis

Sebarkan artikel ini

SIANTAR I DIAN24NEW.com 

Meski pelakunya sudah sering ditindak tegas, Kota Pematangsiantar masih belum aman dari aksi begal jalanan, tidak di Siang hari maupun di malam hari. Bahkan kali ini memakan korban nyawa seorang gadis 20 tahun.

Aksi perampokan (begal) disiang bolong, Senin (09/06/2025) sekira pukul 12.00 WIB,  membuat korban yang mengenderai sepeda motor Honda beat warna merah meninggal di tempat dan dua pelaku mengalami luka-luka.

Kejadian itu berlangsung di tikungan dekat eks Diskotik Ferary, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar.

Informasi yang dihimpun, korban yang meninggal Rini Liviani (20), warga Nagori (Desa) Negeri Bayu Muslimin, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun. Sedangkan temannya, bernama Suci Ayu ningsih (19), warga Nagori Usang, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun mengalami kritis dan dilarikan ke RSU Efarina, Kota Pematangsiantar.

Baca Juga  Ketua TP PKK Pematangsiantar Dukung UMKM Lokal

Sementara terduga pelaku begal, yakni Nan dan Adt, disebut sebagai warga  Sibatu-batu, Kelurahan Bah Sorma, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar. Seorang pelaku diantaranya berusaha melarikan diri dan sempat diamuk massa, akhirnya mengalami luka-luka, kini mendapat perawatan di RSUD Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Siantar, AKP Iptu Sandi Riz Akbar menjelaskan, kejadian itu berawal saat dua korban melintas di Jalan Sisingamangaraja  mengendarai sepeda motor jenis Beat warna merah.

Tiba-tiba, dua pelaku yang menunggangi sepeda motor warna hitam yang diduga bodong memepet korban dan pelaku diboncengan menarik tas  korban. Namun, korban berusaha melawan sehingga terjadi tarik-tarikan dan pelaku akhirnya berhasil merampok tas itu.

Baca Juga  Penyerahan SK kepada 183 PPPK Guru Formasi Tahun 2023, dr Susanti :  Disiplin Dimulai dari Diri Sendiri

Tidak terima tasnya dirampok, korban mengejar pelaku yang melaju ke arah Universitas Simalungun (USI). Namun, saat pelaku dan korban hendak memutar di Jalan Sisingamangaraja, sepeda motor keduanya yang ditabrak mobil terios dari arah berlawanan dan korban serta pelaku terkapar di badan jalan.

“Korban di RSU Efarina masih trauma dan kedua pelaku dibawa ke RSUD Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar,”  AKP Iptu Sandi Riz Akbar.

Melihat kejadian itu, masyarakat sekitar lokasi langsung berhamburan dan arus lalulintas sempat terganggu. Korban yang meninggal, Rini Liviani sempat ditutup warga dengan plastik spanduk warna putih (snc/th)