SIANTAR I DIAN24NEW.com
Pemerintah Kota Pematangsiantar melalui Sekretaris Daerah, Junaedi Sitanggang, memimpin rapat tindak lanjut penanganan pascakebakaran Gedung IV Pasar Horas Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut)
Rapat digelar di Ruang Data Sekretariat Daerah ini dihadiri oleh perwakilan OPD, PD PHJ, serta kelompok pedagang seperti P3B, AP2T, Komunitas Pedagang Pasar Horas, dan Pemuda Pancasila, Kamis (11/9/2025)
Dalam rapat, Sekda Junaedi Sitanggang menegaskan bahwa kondisi bangunan lama sudah sangat tidak layak, sehingga relokasi pedagang tidak bisa ditunda lagi. Target relokasi adalah akhir November, dan awal Desember para pedagang bisa menempati lokasi relokasi baru di Lapangan Merdeka (Lumpat).
“Kami sudah siapkan mitigasi agar aktivitas pedagang tetap lancar, termasuk akses keluar masuk kendaraan,” ujarnya.
Namun, rapat sempat diwarnai ketegangan ketika Agus Butar-Butar, Ketua Aliansi Pedagang Pasar Tradisional (AP2T), menyampaikan penolakannya terhadap rencana relokasi.
Ia menilai kebijakan tersebut belum disampaikan secara konkret dan tidak memberi kepastian kepada pedagang. Usai menyampaikan keberatannya, Agus Butar-Butar memilih walk out meninggalkan rapat.
Meski begitu, beberapa pedagang lainnya justru mengucapkan terima kasih atas rencana pemerintah. Mereka mendukung relokasi yang dianggap sebagai solusi terbaik agar aktivitas jual beli tetap berjalan dan tidak terhambat akibat kondisi bangunan yang sudah tidak layak.
Dukungan juga datang dari Larsen Simatupang, perwakilan Pemuda Pancasila Pasar Horas, yang menegaskan pihaknya siap mengawal proses relokasi demi kepentingan pedagang dan masyarakat. (js)







