MEDAN I DIAN24NEW.COM
Keluarga korban pembunuhan Jonres Sinaga, warga Kelurahan Pematang Tanah Jawa, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, mendatangi Poldasu, Kamis, (9/1/2026), untuk mempertanyakan laporan penasehat hukum Henri Sinaga. Mereka ingin mengetahui perkembangan kasus pembunuhan yang telah terjadi 9 bulan lalu.
Bosar Doli Sinaga, keluarga korban, menyatakan bahwa mereka merasa aneh dengan kinerja pengacara yang telah melayangkan laporan ke Poldasu, namun tidak ada informasi transparansi kepada pihak korban. “Kami hanya menyesalkan kinerja pengacara dimana laporan bulan Juli 2025 tetapi tidak dipertanyakan kepada Poldasu laporannya,” katanya.
Keluarga korban meminta Kapoldasu untuk memeriksa jajaran Polres Simalungun dan mengusut tuntas kasus pembunuhan Jonres Sinaga. “Kami memohon kepada Kapoldasu untuk usut penyelidikan Polres Simalungun agar terungkap siapa pelaku Pembunuhan Jonres Sinaga,” ucap orang tua korban, Henri Sinaga.
Pengacara Jauli Manalu, SH, membela diri dengan menunjukkan bukti laporan yang telah disampaikannya ke Poldasu. “Kenapa Poldasu katakan saya tidak melaporkan kinerja Polres Simalungun karena bukti laporan ada sama kita,” katanya.(***)









