SIMALUNGUN I DIAN24NEW.COM
Sebuah pertengkaran sepele di warung tuak berakhir tragis dengan pembunuhan di Nagori Parik Sabungan, Kecamatan Dolok Pardamen, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara,
Jumat (23/01/2026), malam, sekira pukul 23.00wib. Korban, Sahrun Sidaruk (45), tewas setelah ditikam oleh pelaku, Ridhon Tampubolon (49), di Jalan Tigaras, Dusun II Panglong.
Informasih yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian, pertengkaran bermula Jumat (23/01/2026), malam, pelaku bersama teman-temannya enam orang termasuk korban datang ke warung tuak dan duduk bersama dalam satu meja.
Selanjutnya, sambil menenggak tuak, merrka pun cerita-cerita, namanya di warung tuak, terjadi pembahasan masalah upah kernek mobil borogan pada saat minggu yang lalu di waktu pesta.
Kemudian, korban dan pelaku membahas masalah upah kernek mobil borongan di warung tuak milik Karisdon Malau. Percakapan satu meja itupun dicampuri oleh sikorban sehingga terjadi cecok adu mulut antara sikorban dan pelaku. Situasi memanas

Melihat pertengkaran tersebut, sipemilik warung tuak melerai dengan cara mengantar pelaku Ridhon Tampubolon (49), berdomisil di panglong, dusun ll, Nagori Parik Sambungan, Kecamatan Dolok Pardamen, Kabupaten Simalungun.
“Pelaku sudah hampir menjalani 1 tahun lebih tinggal di panglong tempat keluarga nya, ito nya (saudara perempuan), berjarak sekitar 30 meter dari tempat kejadian di warung tuak”,
Setelah mengantar pelaku pulang, pemilik warung masih menunggu dipintu rumah pelaku. Selanjutnya, korban juga keluar dari warung tuak menuju sepeda motornya mega pro bernomor polisi Bk6483PAN. Tiba-tiba pelaku datang menghampiri korban, lalu teman-teman di warung tuak berteriak bahwa korban sudah ditikam pelaku Sahrun Sidauruk alias Pak Nadia.
Selanjutnya, itri pemilik Warung tuak Megawati br Manjorang melihat korban tergeletak di pasar, spontan hiateris, meminta tolong. Mendengar tetiakan minta tolong, masyarakat yang mendengar langsung datang dan membawa korban ke puskesmas Sipintu Angin untuk mendapat pertolongan, namin naas, belum sampau di Puskesmas korban meninggal di perjalanan. Pelaku melarikan diri.

Oleh masyarakat, peristiwa itu pun dilaporkan kepada Polsek Dolok Pardamean dan Koramil Sipintu Angin. Mendapat laporan, Polsek Dolok Pardamean langsung turun ke lokasi guna melakukan olah TKP.
Begitu juga Kapolres Simalungun begitu mendengar kejadian tersebut langsung turun kelokasi kejadian dan kerumah korban.

Sampai saat ini, pelaku belum dapat diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Kasus tersebut masih di tangani polsek dolok pardamean, berita ini di ambil Keteragan dari pihak Polsek Dolok Pardamean, dari Kanit Res Manjorang. (***)







