Model
EkonomiInternasionalMingguanNasionalPeristiwaRegionalSeremonialTeknologiUncategorized

Samosir Raup Rp 2,26 Miliar dari Retribusi Pariwisata, 145.807 Wisatawan Kunjungi

166
×

Samosir Raup Rp 2,26 Miliar dari Retribusi Pariwisata, 145.807 Wisatawan Kunjungi

Sebarkan artikel ini

SAMOSIR I DIAN24NEW.COM
Pemkab Samosir catat pendapatan Rp 2,26 miliar dari retribusi pariwisata selama libur panjang Idul Fitri 2026.

145.807 wisatawan kunjungi 16 objek wisata, dengan kontribusi terbesar dari Air Mancur Menari, Panorama Tele, dan Air Terjun Efrata. “Peningkatan ini berdampak positif bagi UMKM dan penyedia jasa akomodasi,” kata Tetty Naibaho, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Samosir.

Retribusi sektor pariwisata dari 16 objek wisata yang di kelola Pemkab Samosir, menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 2,26 miliar selama periode libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026.

Pendapatan tersebut dihimpun dalam kurun waktu 12 hari, terhitung sejak 18 hingga 29 Maret 2026, seiring dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Samosir.

Baca Juga  Samosir Dibanjiri Wisatawan, PAD Capai Rp1 Miliar

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Samosir, Tetty Naibaho, mengatakan total kunjungan wisatawan mencapai 145.807 yang tersebar di 16 objek wisata yang dikelola pemerintah daerah. “Kontribusi terbesar terhadap PAD berasal dari retribusi sejumlah destinasi unggulan, seperti Air Mancur Menari di Waterfront Pangururan, Panorama Tele, dan Air Terjun Efrata,” ujar Tetty.

Ia menjelaskan, lonjakan kunjungan wisatawan selama libur panjang turut berdampak positif dalam peningkatan perekonomian masyarakat seperti pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penyedia jasa akomodasi seperti hotel dan homestay.

Menurut Tetty, pemerintah daerah sebelumnya telah melakukan edukasi secara konsisten kepada para pelaku usaha pariwisata agar menjaga kualitas layanan, termasuk dalam hal penetapan harga.

Baca Juga  Pemkab Samosir Salurkan Bantuan Sumut Berkah untuk Petani Cabai dan Bawang Merah

“Hasilnya, selama masa liburan tidak ditemukan keluhan dari wisatawan, baik terkait harga menu di restoran maupun tarif akomodasi,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Samosir berharap tren positif ini dapat terus berlanjut dan menjadi momentum untuk memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah. (***)