Model
NasionalPematangsiantarPolitikRegionalSeremonial

Pemko Siantar Luncurkan Pustaha, Portal Integrasi Data Jadi “Kompas” Kebijakan Wesly Silalahi

69
×

Pemko Siantar Luncurkan Pustaha, Portal Integrasi Data Jadi “Kompas” Kebijakan Wesly Silalahi

Sebarkan artikel ini

SIANTAR | DIAN24NEW.COM
Pemerintah Kota Pematangsiantar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kominfo resmi meluncurkan Portal Utama Sistem Terpadu Harmonisasi Data Pustaha. Portal ini digadang sebagai pusat kendali integrasi layanan, monitoring kinerja, dan penyusunan kebijakan untuk mendukung visi Smart City Kota Pematangsiantar.

Soft launching digelar di Ruang Rapat Dinas Kominfo, Jumat 4/9/2026, dan dibuka Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pematangsiantar Subrata Nata Lumbantobing SSTP MSP yang mewakili Wali Kota Wesly Silalahi SH MKn.

Kepala Dinas Kominfo Johannes Sihombing SSTP MSi menyebut Pustaha merupakan bagian dari proyek perubahan dirinya sebagai peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional PKN Tingkat II BPKSDM Provinsi Sumut.

“Proyek perubahan ini juga merupakan implementasi dalam menindaklanjuti, saya sebagai peserta PKN II, di mana kegiatan hari ini sangat penting kami sampaikan kepada bapak/ibu perangkat daerah,” ujarnya.

Baca Juga  10 Rekomendasi Strategis Lahir, Wesly Komit Wujudkan Pematangsiantar “Cerdas, Sehat, Kreatif, Selaras”

Johannes menjelaskan Pustaha bukan membangun dashboard baru, melainkan mengintegrasikan data dari aplikasi yang sudah ada di OPD dan membangun aplikasi baru bila diperlukan. Saat ini 6 OPD sudah terintegrasi yakni Dukcapil, DPMPTSP, Dinsos P3A, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, serta Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan.

“Pustaha dapat diartikan semacam kumpulan informasi atau data. Dengan sosialisasi ini, akan menjadi bagian yang akan disampaikan untuk SK Implementasi Dashboard ini,” tuturnya.

Ia meminta seluruh pimpinan OPD berkontribusi agar dashboard berkelanjutan dan fiturnya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Sub domain Pustaha disebut sudah aktif dan terhubung ke seluruh perangkat daerah.

“Harapan kami, kontribusi dan dukungan demi mewujudkan visi dan misi Wali Kota Wesly Silalahi dalam mewujudkan Kota Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,” sebut Johannes.

Baca Juga  Peluk Korban Rumah Terbakar di Jalan Medan Gang Air Bersih Menangis, Wali Kota dr Susanti : Ibu Harus Tegar

Subrata Nata Lumbantobing dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif Kominfo. Ia menekankan Pustaha yang dalam bahasa Simalungun berarti “kitab” atau “kompas” tidak boleh berhenti sebagai seremoni.

“Hari ini adalah soft launching. Jadi harapan saya, tidak putus sampai di sini. Namun bisa mendukung melalui program ini dan terintegrasi dengan OPD masing-masing,” kata Subrata.

Menurutnya, data dari Pustaha akan sangat dibutuhkan untuk menjalankan program prioritas RPJMD 2025-2029. Salah satu contohnya program Dinas Pariwisata berupa pembangunan stadion dan pengaspalan outer ring road yang direncanakan tahun depan.

“Kita mengetahui bersama, ada RPJMD 2025-2029. Tentunya program seperti ini membutuhkan data,” terangnya.

Acara diisi dengan penandatanganan komitmen bersama Implementasi dan Keberlanjutan Smart City dan Quick Wins 6 Dimensi Smart City Kota Pematangsiantar. Hadir para pimpinan OPD, para camat, dan seluruh jajaran Dinas Kominfo.

Baca Juga  Wali Kota Wesly Silalahi Lepas Jalan Santai dan Senam Sehat di Festival Rakyat Nobar Bola Gembira Kodim 0207

Secara politik, peluncuran Pustaha menjadi langkah Pemko di bawah kepemimpinan Wesly Silalahi untuk mendorong tata kelola pemerintahan berbasis data. Dengan dashboard terintegrasi, Pemko berharap pengambilan kebijakan lebih cepat, transparan, dan akuntabel, sekaligus menjadi tolok ukur kinerja OPD.

Tantangannya kini ada di keberlanjutan. Apakah Pustaha hanya akan jadi proyek PKN yang selesai di atas kertas, atau benar-benar jadi “kompas” yang menuntun seluruh OPD bekerja dengan data real time untuk pelayanan publik. (ril/th)