Model

Model

Model

Model
MingguanNasionalPolitikRegionalSeremonialSimalungun

GAMKI Simalungun Dorong Pemuda Kristen Aktif di Politik dan Ekonomi

114
×

GAMKI Simalungun Dorong Pemuda Kristen Aktif di Politik dan Ekonomi

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN I DIAN24NEW.COM
GAMKI Simalungun gelar FGD, fokus peran pemuda Kristen di panggung politik dan ekonomi. Narasumber: kontribusi nyata dimulai dari wirausaha dan ekonomi lokal

Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Simalungun menggelar rangkaian kegiatan pembinaan kader di Aula Rapat STT Renatus, Sabtu (14/2/2026). Agenda tersebut meliputi Pembentukan Panitia Maperta, Seminar Nasional, Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR), serta Focus Group Discussion (FGD) yang dirancang sebagai ruang penguatan kapasitas dan refleksi kebangsaan bagi pemuda Kristen.

Sorotan utama kegiatan tertuju pada FGD bertema “Peran Pemuda Kristen di Panggung Politik dan Ekonomi Indonesia.” Forum ini menjadi wadah dialog kritis agar generasi muda tidak bersikap apatis terhadap dinamika politik dan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah, khususnya Siantar dan Simalungun.

Hadir sebagai narasumber James A. Siahaan, S.STP., MM (praktisi akademisi) dan Sahata Silalahi, ST (politisi), dengan moderator Depandes Nababan selaku Presiden Mahasiswa BEM UNIFA. Diskusi berlangsung dinamis, menghadirkan gagasan tajam sekaligus solusi yang membumi.

Dalam pemaparannya, Sahata Silalahi menegaskan bahwa tantangan bangsa hari ini membutuhkan generasi muda yang memiliki integritas, kapasitas, dan keberanian moral. Ia menilai pemuda Kristen memiliki fondasi nilai yang kuat untuk terlibat aktif sebagai pelaku perubahan, bukan sekadar pengamat dalam pusaran politik dan ekonomi.

Moderator Depandes Nababan kemudian mengangkat pertanyaan strategis mengenai ruang paling realistis yang dapat dimasuki pemuda Kristen agar kontribusi mereka nyata dan terukur. Pertanyaan tersebut memantik diskusi mendalam tentang langkah konkret yang bisa segera dilakukan di tingkat lokal.

Menanggapi hal itu, James Siahaan menekankan pentingnya penguatan sektor wirausaha dan ekonomi berbasis potensi daerah. Menurutnya, kontribusi tidak harus selalu dimulai dari politik formal, melainkan dari membangun kemandirian ekonomi rakyat sebagai fondasi menuju keterlibatan politik yang lebih matang.

Ia juga menyoroti perlunya pemetaan kondisi riil pemuda Kristen—baik kemampuan, minat, maupun tantangan yang dihadapi—agar setiap langkah strategis memiliki arah yang jelas. Dengan perencanaan yang terukur, pemuda akan lebih siap menjadi aktor pembangunan yang relevan dan berdampak.

Melalui kegiatan ini, GAMKI Simalungun berharap lahir komitmen bersama untuk menerjemahkan hasil diskusi menjadi gerakan nyata, sejalan dengan semangat “Cinta Tuhan, Cinta Nusa Bangsa – Ora et Labora,” demi menghadirkan pemuda Kristen yang progresif, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan rakyat. (***)