Peristiwa

Kantor PDAM Tirta Lihou Simalungun Cabang Tiga Balata di Gruduk Puluhan Omak-Omak, “Kami Sudah Sangat Sengsara. Air Minum, Cuci, Kakus, Tidak Bisa Kami Dapatkan”

46
×

Kantor PDAM Tirta Lihou Simalungun Cabang Tiga Balata di Gruduk Puluhan Omak-Omak, “Kami Sudah Sangat Sengsara. Air Minum, Cuci, Kakus, Tidak Bisa Kami Dapatkan”

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN -DIAN24NEW

Puluhan Omak Omak warga kelurahan Tiga Balata Kecamatan Jorlang Hataran datangi kantor PDAM Tirta Lihou Kabupaten Simalungun Cabang Tiga Balata Selasa ( 14/11) sekira pukul 10.00 wib. 

Pasalnya pelanggan air bersih yang dikelola oleh PDAM Tirta Lihou sudah dua pekan ini tidak menikmati air bersih. Karena penanganan kerusakan yang sangat lambat oleh pihak PDAM Tirtha Lihou Simalungun 

“Kami sudah sangat sengsara. Air minum, cuci, kakus, tidak bisa kami dapatkan. Untuk Mandi, nyuci kami harus ke Sungai. Air minum harus kami beli per jerigen. Kami menuntut PDAM  Tirta Lihou atas kerugian ini. Jangan hanya PDAM Tirta Lihou hanya menang sendiri. Kenapa??? Jika Pelanggan terlambat bayar maka, pelanggan di denda, ribuan rupiah. Bahkan sampai pemutusan sambungan air atau Meteran air, '” tuntut B. Berutu warga Balata I. 

Hal yang sama juga di sampaikan Oleh L. Simangunsong. Pihak PDAM harus bertanggungjawab dan segera menyelesaikan kerusakan pipa dari umbul sumber air hingga ke rumah rumah pelanggan.

 “Kami minta Dirut PDAM Tirta Lihou agar segera menurunkan klasifikasi air. Dimana Dirut telah menaikkan klasifikasi atau tarif Air Minum secara sepihak. Kami Juga minta agar Bupati Simalungun Radiaopoh H. Sinaga segera copot Dirut PDAM Tirta Lihou Dodi Mandalahi. Karena tidak dapat menangani kerusakan pipa air Minum hingga Dia Minggu Lamanya. Dan telah menaikkan klasifikasi air Minum sejak Bulan November 2022. Hal ini sangat memberatkan bagi kami warga miskin. Jika Tidak maka kami selalu pelanggan PDAM Titha Lihou ancam Demo Kantor Direksi PDAM Tirtha Lihou dan Bupati Simalungun, ” Tegas Simanguncong. 

Pantauan di lokasi beberapa pegawai yang berada di Kantor Cabang Tiga Balata yang namanya tidak di sebutkan menjawab tuntutan warga. 

“Kami bukan tidak memperbaiki kerusakan pipa yang patah sebanya kurang lebih 70 batang pipa. Namun kendalanya adalah karena Suplay atau penyakuran bahan dari kantor Direksi PDAM Tirtha Lihou sangat lambat. Jadi apa yang kami kerjakan jika bahan tidak ada. Kemudian mengenai kenaikan Klasifikasi air minum adalah bukan pegawai kantor Cabang atau Unit yang menaikkannya. Silahkan balak /ibu pertanyakan  ke Dirut PDAM Tirtha Lihoudi Raya., ” Jawab beberapa pegawai. 

Setelah menerima penjelasan dari pegawai maka warga pun bubar dan kembali ke rumah masing-secara tertib. 

 

 

Editor.                 :     Taman Haloho

Wartawan.         :      Matius   Waruwu