ASAHAN I DIAN24NEW.COM
Dimas Saputra alias Percil (22), warga Dusun I, Desa Mekar Sari, tewas tergulung Kereta Api Sribilah Utama U16 di perlintasan rel KA KM 32 +7/8. Korban diduga tertidur di rel, tubuh terpisah dan tercecer 300 meter. Petugas evakuasi jasad ke Puskesmas Pulau Rakyat. Isak tangis keluarga pecah saat jenazah tiba di rumah duka. Polisi masih selikan penyebab pasti kejadian.
Seorang remaja bernama Dimas Saputra alias Percil, ditabrak Kereta Api (KA) di perlintasan rel Kreta Api KM 32 +7/8 Petak Jalan teluk dalam-Pulau Raja. Persisnya, depan rumah korban Dusun I, Desa Mekar Sari, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Selasa (24/3/2026) sekira pukul tiga dini hari.
Tubuh pria lajang berusia 22 tahun itu terpisah usai ditabrak KA Sribilah Utama U16 layanan kereta penumpang yang melaju dari arah Medan – Rantau Prapat. Bahkan beberapa bagian tubuh korban ditemukan berjarak sekitar 300 meter dari lokasi tabrakan terjadi.
Petugas kepolisian kemudian turun ke lokasi untuk mengevakuasi jasad korban yang dikumpulkan dalam plastik tenda biru ke Puskesmas Pulau Rakyat. Setelah dilakukan Visum et Repertum, selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan. Sementara itu sebahagian warga masih ada yang mencari serpihan daging korban yang tercecer di kawasan rel tempat korban tergulung kereta api hingga lebih kurang dua ratus meter.
Isak tangis seorang ibu pecah saat jenazah korban tiba di rumah duka, terlebih kedua adik perempuan korban tak lagi mampu menahan kesedihan saat duduk di samping jenazah abangnya itu.
Menurut sebuah sumber yang layak dipercaya keterangan dua orang saksi, yakni : Irma Anjani Br Sregar dan Khairul Damanik yang merupakan orang tua korban, bahwasanya pada pukul 02.00 Wib Korban dimarahi oleh kedua saksi karena korban memaksa meminjam sepeda motor milik pacar adiknya, akibat kejadian tersebut Korban lalu pergi berjalan dan duduk direl lintasan KA yang berada tepat didepan rumahnya.
“Sekitar pukul 02.30 Wib diduga korban tertidur, kereta api dari arah Medan melintas menuju Ranto prapat dan langsung menabrak Korban hingga terseret sekitar 300 m dari TKP awal”, ungkap sumber itu. (***)







