SIMALUNGUN – DIAN24NEW
Wakil Bupati Simalungun Klarifikasi Video Viral di media sosial yang memperlihatkan sebuah mobil pick up berpelat merah BK 9454 T.
Video itu memperlihatkan Mobil pick up tersebut mengangkut Puluhan baliho bergambar dan bertuliskan calon presiden (capres) Ganjar Pranowo-calon wakil presiden (cawapres) Mahfud MD, di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (24/11/2023) kemarin.
Dalam video yang beredar di Medsos itu terlihat Lokasi strategis menjadi sasaran empuk pemasangan baliho capres dan cawapres nomor urut 3 tersebut, diantaranya di pinggir jalan, depan pasar hingga sekitar pusat kota.
Setelah ditelusuri mobil tersebut merupakan mobil aset milik Pemkab Simalungun karena berseri T di Nagori Dolok Merangir I Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut).
Mobil pick up tersebut tampak mengangkat puluhan baliho bergambar dan bertuliskan calon Presiden Ganjar Pranowo.
Terlihat dalam video, Kendaraan pengangkut baliho Ganjar-Mahfud melintasi di Kecamatan Dolok Batu Nanggar hingga Kecamatan Bandar untuk memobilisasi pemasangan baliho.
Aksi tersebut pun banyak menuai komentar miring dari netizen aplikasi X, para netizen menyoroti Ganjar Pranowo, yang gamblang meneriakkan tindakan curang di Pemilu kali ini.
“Curangnya sudah terang-terangan ASN diperintahkan untuk netral sementara kendaraan dinas dipakai untuk angkut baliho,” cuwit akun @Imam.
“Maunya curang tapi teriak-teriak gak mau dicurangi,” tulis akun @Ummu Arga.
Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Simalungun, H Zonny Waldi saat diwawancarai terkait hal tersebut mengatakan mobil aset Pemkab itu dari Nagori Dolok Merangir I.
“Mobil itu awalnya dari Nagori Dolok Merangir I, Awalnya kepada Pak pangulu di Pinjam mobil itu hanya untuk mengangkat bambu, tanpa sepengetahuan ternyata mobil itu digunakan mengangkut baliho Capres cawapres” beber Zonny Waldi.
“Dan kami sudah mengatakan kepada seluruh pangulu untuk tidak memfasilitasi pemasangan baliho dan lain lain yang memanfaatkan fasilitas Negara” Sambung Zonny Waldi.
Selanjutnya Wabup Simalungun itu mengaku Sudah melakukan pembinaan terhadap pangulu terkait, tanpa menjelaskan siapa sosok yang meminjam mobil pick up dari pangulu.
“Kita sudah lakukan pembinaan dan harus waspada lah dia (pangulu) , berhati-hati karena orang yang meminjam itu mengatakan padanya (Pangulu) hanya untuk mengangkat bambu, ternyata bukan” pungkas Zonny Waldi sambil meninggalkan wartawan..
Editor. : Taman Haloho










