Model
Ekonomi

Rutan Batam Ikut Rapat LKPP: Konsolidasi Pengadaan dan Genjot Produk Dalam Negeri Jadi Kunci Efisiensi Anggaran

68
×

Rutan Batam Ikut Rapat LKPP: Konsolidasi Pengadaan dan Genjot Produk Dalam Negeri Jadi Kunci Efisiensi Anggaran

Sebarkan artikel ini

BATAM I DIAN24NEW.COM
Politik anggaran negara disikat dari hulu. Kepala Rutan Kelas IIA Batam hadir di Rapat Optimalisasi Pengadaan K/L Wilayah Kepri dan Sekitarnya yang digelar LKPP, Kamis 18/06 di Balairungsari Lantai 3 Gedung BIDA Utama BP Batam. Forum ini kumpul pimpinan dan perwakilan satker Kementerian/Lembaga se-Kepri.

Tujuan rapat: samakan persepsi dan kuatkan sinergi antar instansi. Sasaran akhirnya: pengadaan barang/jasa pemerintah yang efektif, efisien, transparan, berkelanjutan lewat strategi konsolidasi pengadaan.

LKPP paparkan konsolidasi pengadaan, strategi gabungkan paket pengadaan berulang/sejenis antar K/L. Logikanya: beli bareng, harga lebih murah, proses lebih cepat, administrasi lebih ringan.

Kepala Rutan Batam sambut baik. Menurutnya konsolidasi bisa jadi solusi optimalkan anggaran sekaligus pastikan kebutuhan organisasi terpenuhi tepat waktu dan tepat sasaran. Politiknya: negara hadir tidak boros, tapi tetap penuhi kebutuhan layanan publik.

Baca Juga  Tinjau Pembangunan Pasar Tigarunggu di Kecamatan Purba, Bupati Simalungun RHS: Bakal Jadi pusat Ekonomi Baru 

Selain efisiensi, LKPP dorong keras peningkatan penggunaan Produk Dalam Negeri dan produk Usaha Mikro Kecil. Ini bentuk dukungan langsung ke pertumbuhan ekonomi nasional dan pemberdayaan pelaku usaha lokal Kepri.

Rutan Batam komit ikut kebijakan ini. Artinya kebutuhan operasional rutan – mulai ATK, makanan warga binaan, sampai perlengkapan – bakal diutamakan dari produk UMKM Batam/Kepri kalau spek dan harga masuk.

Lewat rapat ini Rutan Kelas IIA Batam tegaskan komitmen dukung pengadaan barang/jasa yang akuntabel dan efisien. Dengan konsolidasi dan prioritas PDN/UMK, manfaatnya 2 arah: anggaran negara hemat, UMKM daerah naik kelas.

Strategi ini sejalan dengan arahan nasional: APBN harus berdampak langsung ke rakyat. Kalau K/L di Kepri kompak konsolidasi, dana yang dihemat bisa dialihkan ke program pelayanan publik lain.

Baca Juga  Even Perdana HSF Horja Bius Mangase Taon Digelar, Wabup Samosir: Budaya Tak Ternilai, Harus Dilestarikan.

Rapat ditutup dengan komitmen bersama K/L se-Kepri, kurangi pengadaan fragmented, perbanyak belanja produk anak bangsa. (th/dedi)