SIANTAR I DIAN24NEW.COM
Politik kebudayaan jalan di halaman masjid. Wakil Wali Kota Pematangsiantar Herlina buka Khitanan Massal Gratis STM Babuttaqwa, Minggu 21/06/2026 di Masjid Babuttaqwa, Jl Farel Pasaribu Gang Embacang, Kelurahan Pardamean Siantar Marihat. 21 anak ikut program mulia ini.
Herlina hadir mewakili Wali Kota Wesly Silalahi SH MKn. Pesan Pemko jelas: khitan bukan cuma seremonial, tapi ibadah, kesehatan dan pembentukan karakter.
Herlina bilang, dalam ajaran Islam khitan wajib bagi laki-laki Muslim. “Selain faktor kesehatan, mudah-mudahan anak-anak kita diberi keberkahan, tumbuh jadi Muslim bertanggung jawab, kelak jadi calon pemimpin masa depan,” katanya.
Pemko jaga tradisi dan syariat Islam hidup di ruang publik. Lewat khitanan massal, nilai agama ditanam sejak usia dini. Anak tidak cuma sehat fisik, tapi juga punya bekal akhlak dan tanggung jawab.
Pemko Siantar dukung penuh kegiatan sosial keagamaan begini. Alasannya: dampak kesehatan langsung dan nilai sosial tinggi. Khitan massal, pangkas biaya orang tua dan pastikan layanan medis layak serta higienis.
Herlina tegaskan: “Pemko akan terus dorong dan dukung inisiatif masyarakat yang bawa manfaat nyata bagi warga.” Sinergi masyarakat, lembaga agama, pemerintah, kunci bangun kehidupan sosial harmonis.
Apresiasi khusus Pemko ke panitia, tenaga medis, STM Babuttaqwa yang kolaborasi sukseskan acara.
Herlina kasih semangat ke 21 peserta: tumbuh jadi generasi kuat, sehat, banggakan orang tua dan lingkungan. Target Pemko: makin banyak anak Siantar dapat layanan kesehatan layak dan pembinaan agama sejak dini.
Hadir: Camat Siantar Marihat Pedi Arianto Sitopu, Lurah Pardamean Sam Andre Situngkir, pengurus BKM Babuttaqwa, STM Babuttaqwa, warga Pardamean.
Pembangunan Siantar tidak cuma soal jalan dan gedung. Karakter generasi dan nilai budaya Islam juga diurus. Khitanan massal, bentuk negara hadir merawat akidah dan kesehatan rakyat kecil. (rul/th)







