SIANTAR I DIAN24NEW.COM
Jaringan penadahan emas dibongkar lintas daerah. Senin 29/06/2026 sekira 13.00 WIB, Tim Opsnal Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Pematangsiantar amankan 2 pelaku penadah emas batangan curian di Kabupaten Mandailing Natal Madina.
Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak SH SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Sandi Riz Akbar http://S.Tr.K S.I.K M.H jelaskan kronologi, bahwa pencurian terjadi Rabu 03/06/2026 sekira 12.15 WIB di Toko Emas M.A. Siregar, Gedung II Lantai II Pasar Horas Kel. Dwikora Kec. Siantar Barat. Korban KS 46 tahun rugi emas batangan 70 gram, taksir Rp160 juta. Laporan dibuat pelapor EES 22 tahun di Polsek Siantar Barat.
Kamis 26/06/2026 sekira 21.00 WIB, Kanit Jatanras IPDA Revanto SH dan Tim Opsnal tangkap pelaku pencuri inisial LM 32 tahun, warga Jl. Pattimura Kel. Tomuan Kec. Siantar Timur, di rumah warga Jl. Samosir Kelurahan Toba Kecamatan. Siantar Selatan.
Diinterogasi, LM akui jual emas curian ke 2 penadah di Panyabungan Madina. Koordinasi dengan Jatanras Polres Madina dilakukan.
Senin 29/06/2026 sekira 13.00 WIB, Tim Jatanras Siantar dibantu Jatanras Polres Madina tangkap 2 penadah di Jl. KOL. H.M. Nurdin Desa Panyabungan Jae Kecamatan Panyabungan Madina.
Identitas penadah, inisal MA 46 tahun, warga Jl. Dr Mansur Gang Keluarga Kelurahan Tanjung Rejo Kecanatan Medan Sunggal Kota Medan dan inisial TL 34 tahun, warga Manisak Kelurahan. Manisak Kecamatan Ranto Baek Madina
Peran, TL terima dan timbang emas curian dari LM. MA bayar Rp162 juta untuk pembelian emas tersebut.
Barang bukti disita: timbangan emas, kalkulator, 1 buah emas batangan pipih hasil lebur berat ±70 gram.
“LM dan 2 penadah sudah diamankan di Sat Reskrim Polres Pematangsiantar. Diproses dengan Pasal 476 jo Pasal 480 huruf a KUHPidana tentang Pencurian dan Penadahan,” tegas AKP Sandi./Humas Polres Siantar.
Kasus ini tunjukkan modus cepat, curi → jual lintas kabupaten → lebur barang bukti. Respons cepat Jatanras dan kolaborasi antar-Polres jadi kunci pemulihan kerugian korban. (th)







