SIMALUNGUN – DIAN24NEW.com
SG alias Cage, pemilik 24 pohon ganja di Perladangan Juma Lepar, Nagori Ujung Bawang, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) diselamatkan oleh gonggongan anjing peliharaannya saat hendak disergap olrh Sat Narkoba Polres Simalungun bersama Polsek Dolok Silau.
Tersangka SG melarikan diri melalui dapur menuju jurang yang dipenuhi semak belukar, setelah mendengar gonggongan anjing penjaga rumah peliharaannya mengindikasikan kedatangan petugas. Upaya pengejaran oleh petugas tidak membuahkan hasil.
Dan di dalam rumah tersebut, polisi hanya menemukan istri tersangka, inisial SMB (38), dan anaknya, RAG (17), yang kemudian diamankan ke Polsek Dolok Silau.
Kasat Narkoba Polres Simalungun, AKP Irvan Rinaldy Pane mengatakan, Polsek Dolok Silau sebelumnya menerima informasi dari warga adanya tanaman ganja di lokasi tersebut pada Jumat (14/6/2024).
“Berdasarkan informasi itu, pelapor bersama saksi berangkat ke lokasi dan berkoordinasi dengan Pangulu (Kepala Desa) Ujung Bawang,” kata Irvan dalam konfirmasi tertulis, Minggu (16/6/2024).
Saat mendatangi lokasi, polisi menemukan sebanyak 24 batang pohon ganja yang ditanam di ladang kopi milik pria berinisial SG.
Dia mengatakan, pohon ganja tersebut diikat pada pohon kopi menggunakan bambu agar tidak terlihat menonjol keluar. Oleh polisi, tanaman pohon ganja itu dicabut dan diamankan sebagai barang bukti
“Diperkirakan tanaman ganja itu berumur sekitar satu tahun dengan tinggi kurang lebih satu meter,” imbuh dia.
Sesampainya di rumah tersangka, anjing penjaga rumah milik tersangka menggonggong, mengindikasikan kedatangan petugas. Tersangka SG melarikan diri melalui dapur menuju jurang yang dipenuhi semak belukar. Polisi juga melakukan pengejaran ke rumah SG, namun pelaku keburu kabur melalui bagian belakang rumahnya
Polisi kemudian membawa istri pelaku berinisial SMB (38) dan anaknya RAG (17) ke Mako Polsek Dolok Silau untuk dimintai keterangan.
“Ladang tersebut berlokasi tidak jauh dari rumah pelaku. Ladang ini milik SG. Pelaku melarikan diri melalui dapur menuju jurang yang dipenuhi semak belukar,” katanya.
Saat ini petugas masih menyelidiki kasus tersebut.
Dia menyampaikan terima kasih kepada warga yang telah bekerja sama dengan kepolisian dalam mengungkap jaringan narkoba di Simalungun.
“Saat ini kita masih melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap SG yang masih buron,” ucapnya. (th)










