Model
Pematangsiantar

Eskapator DLH Terguling dari Gunung Sampah TPA Tanjung Pinggir, Saksi Suandi: Yah, Saya Bilang Masih Untung  Karena Belum Ada Pemulung

36
×

Eskapator DLH Terguling dari Gunung Sampah TPA Tanjung Pinggir, Saksi Suandi: Yah, Saya Bilang Masih Untung  Karena Belum Ada Pemulung

Sebarkan artikel ini

SIANTAR I DIAN24NEW.com

Satu unit alat berat jenis eskapator milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Siantar terguling dari tumpukan sampah yang menggunung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba sampai ke badan jalan, Rabu (30/10/2024).

Akibat kejadian yang berlangsung sekitar pukul 07.40 Wib itu, arus lalulintas sempat macet panjang dari arah Simpang Jalan Pdt J Wismar Saragi  dan dari arah sebaliknya, Terminal Tanjung Pinggir.

Salah seorang saksi mata, Suandi Apohman Sinaga mengatakan bahwa kejadian itu diketahuinya saat akan berangkat ke ladang. Namun, tak jauh dari lokasi, arus lalulintas macet dan dia turun dari mobil untuk bertanya kepada pengendera yang balik arah 

Baca Juga  Pengganti Uang Puding Rp100 Ribu Jadi Polemik di KPPS, Ketua KPU Isman Hutabarat : Mengaku Tidak Tahu 

“Alat berat itu terguling saat akan mendaki tumpukan sampah yang menggunung setinggi sekitar 25 meter. Sampai di bawah, menutup badan jalan dan arus lalulintas jadi macet,” ujar mantan anggota DPRD Siantar Priode 2019-2024 itu.

Lebih lanjut dikatakan, operator alat berat dimaksud hanya mengalami luka ringan karena sempat melompat. Dan menurutnya masih bisa dikatakan untung karena di bagian bawah tumpukan sampah, belum ada pemulung. 

“Yah, saya bilang masih untung  karena belum ada pemulung. Biasanya di bagian bawah itu ada sekitar 30 orang setiap hari,” katanya lagi sembari mengatakan, kejadian itu diperkirakan karena tumpukan sampah yang didaki alat berat,  licin akibat malam harinya hujan deras.

Baca Juga  Hadiri Perayaan Paskah Oikumene Kota Pematangsiantar Tahun 2024, dr Susanti: Panutan Bagi Daerah Lain di Sumut, Bahkan di Indonesia

Kejadian itu menurut Suandi jangan sempat terulang lagi dan menjadi peringatan keras kepada pihak DLH.”Waktu saya masih di DPRD, sering saya ingatkan bahwa kondisi sampah yang menggunung itu berbahaya saat didaki alat berat. Nyatanya, itu terbukti,” imbuh Suandi lagi. 

Terpisah, Dedy Setiawan sebagai Kepala DLH Kota Siantar  membenarkan alat berat  berupa eskapator tersebut terguling. Hanya saja, sudah digeser dan arus lalulintas kembali lancar.

“Tidak ada korban. Alat alat berat itu tergelincir karena malam harinya hujan. Jadi tumpukan sampah berair dan licin,” katanya singkat. (sn/th)