SIMALUNGUN I DIAN24NEW.com
Keluarga Jonres Sinaga melaporkan ke Polda Sumatera Utara atas kematian anaknya pada (22/5/2025) di kebun milik marga Pasaribu.
Orang tua korban pembunuhan Henri Sinaga Senin, (26/5/2025) di Kelurahan Pematang Tanah Jawa kecamatan tanah jawa kabupaten simalungun katakan, sekarang kita mau ke polda sumatera utara untuk melaporkan kematian anak saya. Kematian anak kami sudah di laporkan ke polsek tanah jawa dan polres simalungun tetapi sampai saat ini, belum ada titik terang atas tangkapan pelaku pembunuhan.
Saksi ada 26 orang di periksa polisi tetapi tidak ada hasilnya sehingga kami melaporkan ke Poldasu agar pelaku bisa di ungkap polisi dan kami pihak keluarga ketahui dan terima atas kematian anak kami.
Semoga Poldasu nantinya cepat tangkap pelaku pembunuhan anak kami Jonres Sinaga. Terima kasih kepada keluarga PPTSB se Indonesia yang membuat kami semangat dalam ungkap pembunuhan ini, sebutnya.
Ketua PPTSB Wasin Sinaga menanggapi keluarga Henri Sinaga katakan, pihak keluarga melaporkan ke poldasu atas kematian anaknya karena pihak polres simalungun dan polsek tanah jawa sampai sekarang belum ada tangkap pelaku sehingga kami pihak keluarga Sinaga mendukung keluaraga Jonres Sinaga laksanakan laporan ke Poldasu dan di minta kepada bapak Kapoldasu terima laporan dan secepatnya tangkap pelaku pembunuhan Jonres Sinaga supaya aparat penegak hukum tidak cacat dalam penuntasan hukum di wilayah sumatera utara dan kami pihak PPTSB tidak ambil langkah melaporkan yang lebih tinggi ke Polri RI dan DPR RI Komisi III nantinya, ucapnya.
Ketika dikonfirmasi kepada Kasat Reskrim polres Simalungun AKP.Horison Manulang katakan, laporan tersebut sudah di proses, dan Kami akan bertindak profesional, jika ada fakta menjurus kepada Pelaku, pasti akan di tindak, terima kasih, sebutnya. (NiSi/th)







