SIMALUNGUN DIAN24NEW
Aksi Warga Huta Balige Nagori Mariah Jambi yang ingin menggarap Lahan HGU PTPN IV Di Afd. 2 Bah Jambi semakin menjadi-jadi hingga merusak tanaman Sawit Rabu (30/8/2023)
Disampaikan Ketua Serikat Pekerja Kebun (SPBUN) Unit Bah Jambi Indra Kesuma bahwa karena kejadian tersebut berulang-ulang hingga pengerusakan tanaman sawit maka atas nama SPBUN PTPN IV meminta Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Polres Simalungun segera turun tangan menindak untuk mengamankan warga dan menyelesaikan sengketa tersebut.
“SPBUN PTPN IV sudah audensi ke Polres Simalungun pada Selasa (29/8/2023) mengingat sebelumnya, sudah banyak pengaduan pihak PTPN ke Polres Simalungun terkait aksi warga yang hendak menggarap HGU hingga pengrusakan tanaman sawit. Jadi untuk menghindari kontak fisik antara karyawan , staf dan pengamanan dengan warga maka kami mohon agar pihak Polres Simalungun segera turun tangan menyelesaikan masalah ini. Karena jika tidak ,maka bisa saja nanti terjadi kontak fisik dengan warga. Maka kami berharap agar APH segera turun dan jangan maunya ada pembiaran, karena HGU itu adalah milik Negara,” pinta Indra
Diceritakan Ketau SPBUN bahwa Rabu (30/8), sekitar 80 orang warga yang mayoritas adalah ibu datang ke Afd 2 dan menerobos barisan sequriti yang sudah berjaga jaga dan langsung masuk ke lokasi harapan dengan membawa parang, sabit , cangkul. Dengan jumlah warga yang begitu banyak datang dengan menggunakan mobil pick up maka petugas keamanan kebun kalah .
Sementara Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Racmat Ariwibowo dikonfirmasi via Whatt App Rabu (30/8/2023) terkait kedatangan pihak SPBUN PTPN 4 Unit Bah Jambi ke Polres Simalungun dan tindakan apa yang akan diambil oleh pihak Polres Simalungun? Kasat Reskrim Polres Simalungun tidak memberikan jawaban alias bungkam.
Diberitakan sebelumnya masyarakat Huta Balige Nagori Mariah Jambi dan Warga Moho Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi kembali beraksi melakukan kegiatan penggarapan lahan milik perkebunan PTPN 4 BAH JAMBI. (25/8)
Lahan perkebunan PTPN 4 BAH JAMBI persis di areal Afd 2 Bah Jambi seluas 175 Ha yang sudah dikuasai kembali dan telah ditanami kelapa sawit oleh PTN 4 Bah Jambi sejak Oktober 2022 lalu, dimana sebelumnya sempat digarap dan dikuasai oleh warga Huta Balige dan Moho beberapa waktu, kini dengan tanpa rasa jera warga tersebut kembali beraksi hendak menggarap HGU tersebut sejak tanggal (16/8/2023) sampai saat ini.
” Warga tidak jera hendak menggarap dan berusaha mengambil alih kembali lahan perkebunan PTPN 4 BAH JAMBI tersebut. Masyarakat juga melakukan penyemprotan racun untuk mematikan tanaman kacang-kacangan di areal yang sudah ditanami sawit,” beber Ketua Serikat Pekerja Perkebunan ( SPBUN ) Indra Kesuma saat ditemui di lokasi Jumat (25/8/2023) pukul14.00 wib.
” Untuk itu mewakili Para Asisten setiap Afd unit Bah Jambi selaku Ketua SPBUN memohon kepada Bupati Simalungun beserta APH setempat agar segera mengamankan warga Huta Balige dan Moho dimana mereka tidak memiliki hak menguasai HGU PTPN 4 apalagi sampai merusak tanaman,” pinta Indra.
Dikisahkan Indra bahwa sebelumnya warga tersebut di atas sempat menguasai lahan tersebut beberapa waktu lalu. Namun setelah karyawan mengadakan aksi di kantor Bupati pada Bulan Oktober 2022 dengan menghadirkan sekitar lima ribuan karyawan PTPN-IV dengan tuntutan agar Pemkab Simalungun beserta APH berperan aktif untuk menyelidiki pelaku penganiayaan terhadap beberapa karyawan unit Bah Jambi yang dilakukan oleh warga Huta Balige dan Huta Moho sebagai penggarap HGU PTPN-IV. ” Maka setelah itu karyawan Unit Bah Jambi bersama staf mengambil langkah positif dengan menurunkan karyawan setiap hari ke lahan yang di garap tersebut untuk menanami kembali kelapa sawit. Dimana sebelumnya tanaman sawit yang sudah ada di matikan oleh para penggarap,” ucap Indra.
Mirisnya warga kembali melakukan aksi penggarapan sejak 14/8/2023. Sehingga dengan kejadian ini maka
jajaran staf dan karyawan PTPN4 BAH JAMBI selalu siaga untuk membendung aktivitas maatarakat huta balige seperti :
Ketua SPBUN bah jambi INDRA KUSUMA, Aska RAYON UTARA S.SINAGA, AskaRAYON SELATAN RAHMAT. Para Asisten AFD II SAMSUL, AFD III IBNU, AFD IV Bpk NGATINO, AFD VI RIFAI,AFD VIII Bpk WAWAN, AFD IX JULIANDA.Beserta para karyawan PTP N4 BAH JAMBI.
Hal yang sama disampaikan oleh Asisten Afd 2 Samsul, bahwa beberapa hari terakhir setiap hari mangarahkan karyawan guna berjaga-jaga agar warga tidak merusak tanaman sawit.
” Setiap hari kami berjaga jaga di lokasi agar warga tidak merusak tanaman sawit yang baru. Dan aksi warga ini akan dilaporkan oleh pihak PTPN 4 kepada pihak berwajib.
Tampak di lokasi saat warga huta Balige melakukan aksi selalu di dampingi oleh aparat pemerintahan desa (sekdes) Nagori Mariah Jambi Kennedy Manurung yang diduga sebagai promotor aksi warga.
Padahal mereka melakukan aksi pada saat masih jam dinas untuk aparat pemererintahan desa.
Editor. : Taman Haloho
Wartawan. : Matius Waruwu










