SIMALUNGUN – DIAN24NEW
Seorang pria, bernama Afriandi (31), yang bekerja di PT Emviromate Teknologi Internasional (ETI), ditemukan tewas gantung diri di ruangan tempat pembuatan tangki minyak goreng PT Emviromate Teknologi Internasional (ETI), salah satu proyek Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei (KEK), Nagori Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun, Jumat (22/9/2023), sekitar pukul 07.30 Wib.
Korban pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya bernama Usman (24). Kala itu saksi Usman sangat terkejut saat memasuki ruangan tempat pembuatan tangki minyak goreng PT Emviromate Teknologi Internasional (ETI), salah satu proyek Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei (KEK), Nagori Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun.
Pasalnya, di salah satu sudut, saksi Usman melihat sosok tubuh berpakaian kaos warna orange, celana jeans lengkap dengan sepatu kerja, dalam kondisi tergantung menggunakan tali tambang. Ketika didekati, sosok tubuh itu ternyata Afriandi, teman kerjanya.
Tanpa menunggu lama, saksi Usman pun langsung berlari ke luar dan memberitahukan apa yang dilihatnya kepada sesama rekan kerja dan pimpinan serta keamanan proyek.
Kemudian, dilaporkan ke pihak Polsekta Bosar Maligas yang langsung turun dipimpin Kapolsek AKP Restuadi bersama anggota serta personel Babinsa Koramil 07/Bosar Maligas, Pelda Sucipto.
Selanjutnya, jenazah korban, warga Nagori Sidotani I, Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun itu diturunkan dan personel Polsek Bosar Maligas melakukan olah TKP. Turut disaksikan Pangulu Nagori Sei Mangkei Jumarno dan pihak PT ETI.
Hasil olah TKP, tidak ada tanda kekerasan. Namun bagian lehernya ditemukan jerat merah bekas ikatan tali dengan kondisi lidah tergigit. Kemudian, korban mengeluarkan sperma. Selanjutnya, tubuh korban dievakuasi ke Klinik Pratama Poli Kebun Sei Mangkei.
Atas kejadian itu pihak keluarga, Hermanto atau abang kandung korban yang sebelumnya sudah di informasikan, juga tiba di Klinik Pratama. Setelah dilakukan pemeriksaan atau visum luar, pihak keluarga menerima musibah itu murni bunuh diri. Sehingga bersedia menandatangani pernyataan tidak keberatan.
Hermanto abang kandung korban kepada personel Polsek Bosar Maligas menjelaskan, sejak Kamis (21/9/2023) sekira pukul 20. 00 WIB sudah mencari adiknya itu dengan mendatangi PT ETI tempat korban berkerja.
Namun, saat itu, tidak ada yang mengetahui dimana keberadaan korban. Apalagi malam itu tidak ada lagi yang bekerja di proyek tersebut. Kemudian, abang kandung korban akhirnya kembali ke rumah di Sidotani l, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun.
Namun, pagi harinya, menerima informasi terkait dengan kejadian yang membuat pihak keluarga sangat terkejut. Sementara, korban telah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.
Editor. : Taman Haloho










