Model
Peristiwa

Tak Terima Ditegur Untuk Tidak Parkir di Depan Pintu Kios, Pengendara Vario Aniaya Tukang Pangkas

166
×

Tak Terima Ditegur Untuk Tidak Parkir di Depan Pintu Kios, Pengendara Vario Aniaya Tukang Pangkas

Sebarkan artikel ini

SIANTAR I DIAN24NEW.com

Muhammad Mulkan Hasibuan (42) warga jalan Sriwijaya, Kecamatan Siantar Utara, kota Pematangsiantar melapor ke Polres Pematangsiantar, Kamis 20 Maret 2025.

Ia melaporkan tindakan penganiayaan yang dilakukan Ruston Nababan kepada dirinya pada hari Rabu 19 Maret 2025 di sebuah kios pangkas yang berlokasi di jalan Melanthon Siregar, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Pematangsiantar.

Diceritakan, saat itu pelapor sedang berada di kios pangkas, tak lama kemudian terlapor  datang mengendarai sepeda motor Vario lalu memarkirkan sepeda motor tersebut persis di depan kios pangkas. 

Kemudian pelapor menegur terlapor agar tidak parkir ditempat tersebut. “Pak.. Jangan parkir di depan pintu, dipindahin saja karena menghalangi orang yang”.

Baca Juga  Siswa SMA di Samosir Bunuh Diri, Diduga Dipicu Tekanan Ekonomi. Rapidin: "Pemkab Samosir lalai, tidak hadir bagi warga miskin."

Dan terlapor menjawab dengan nada yang keras (Marah – marah) ” kenapa rupanya kok kau larang larang aku parkir disitu” sambil mendorong dan menampar serta memukul wajah dan dada pelapor sebanyak dua kali.

Setelah itu, pelapor meminta maaf kepada terlapor namun terlapor pergi dengan begitu saja.

Atas kejadian itu pelapor merasa keberatan dengan perbuatan terlapor, sehingga pelapor dan didampingi Tim kuasa hukum, LBH – GERAK DPD Provinsi Sumut sudah resmi kejadian Ini ke polres Pematangsiantar.

Ketua LBH – GERAK Indonesia DPD Provinsi Sumut, Jusniar Endah Siahaan, S.H mengatakan Surat tanda laporan yaitu, nomor : LP/ B/144/2025/SPKT/POLRES PEMATANG SIANTAR/ POLDA SUMATERA UTARA.

Baca Juga  Dukung Asta Cita Presiden, Bupati Samosir Tanam 16 Ton Bibit Bawang Putih di Simanindo

“Pelapor ini rakyat yang butuh keadilan. Pelapor ini sehari hari nya bekerja sebagai penerima upah,” kata Jusniar Endah, Jum'at (21/03/2025).

“Kejadian penganiayaan ini terekam Cctv,” ujar Jusniar sambil menunjukkan rekaman cctv kepada awak media.(as/th)