Model

Model

Model
Simalungun

Lagi!! Guru-Guru yang di Mutasi Dari SMAN-1 Dolok Panribuan Menantang Keputusan Disdik Sumut.

33
×

Lagi!! Guru-Guru yang di Mutasi Dari SMAN-1 Dolok Panribuan Menantang Keputusan Disdik Sumut.

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – DIAN24NEW

Sekitar Dua puluh Enam Orang yang mengatasnamakan orang tua Siswa mendatangi Kepala Sekolah SMAN-1 Dolok Panribuan H. Situmorang di ruang kerjanya Senin (23/10/23). 

Model

Maksud kedatangan masyrakat yang mengatas namakan orang tua siswa ini dimana diduga adalah yang didorong oleh Tiga Orang ASN yang dimutasi (namanya terlampir) adalah meminta agar agar kepala sekolah membatalkan SK Perpindahan tugas mereka ke SMAN yang lain. Berarti ke tiga guru ASN yang dimutasi menantang keputusan Kadisdik Sumut Asren Nasution alias peraturan pemerintah yang memberikan sanksi atas perbuatan mereka mengajak siswa dan guru-guru, juga orang tua demo pada jam belajar pada bulan Juli lalu, guna menolak kebijakan  Kepsek SMAN-1 Dopan dimana merasa mengganggu ketentraman yang buruk selama ini. 

” Melihat warga dan orang tua siswa datang beramai-ramai maka saya langsung menghubungi Camat Dopan N. Sijabat agar mengkondisikan warganya. Setelah itu pak camat dengan sigap koordinasi dengan Kapolsek Dopan dan pihak Koramil guna mengamankan situasi. Namun  demikian bersama Forkompincam saya mengajak massa berbicara secara kondusif., ” Beber H. Situmorang. 

Selanjutnya diruangan aula sekolah saya menjelaskan bahwa pemutasian tiga orang guru ASN yakni Barma Simanjuntak, Horas Manullang dan Roy Silalahi adalah bukan wewenang kepala sekolah. Melainkan wewenang Kadisdik Sumut Asren Nasution sesuai dengan SKnya, ” kata Kepesek. 

” Kemudian jika orang tua keberatan atas SK Disdik Sumut memutasi ketiga orang guru tersebut di atas sebagai sanksi atas kesalahan mereka mengekploitasi siswa dan guru guru lainya demo pada saat jam  belajar maka bapak bapak dapat mengajukan nya ke Disdik Sumut melalui Kacab Disdik SMA/SMK Wilayah VI, agar tidak mengganggu proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) ” kata H. Situmorang. 

Menurut amatan kru media ini diantara puluhan warga yang datang tersebut, tampaknya bukan orang tua siswa SMAN Dopan. Melainkan banyak juga warga biasa melainkan adalah warga setempat domisili Barma Simanjuntak yang diduga kuat dikerahkan oleh Barma Simanjuntak. Dan juga warga Tiga Dolok dan Dolok Parmonangan yang diduga kuat ada hubungan keluarga dengan R. Silalahi tetapi anak mereka bukan merupakan siswa SMAN-1 Dopan. Hal ini bisa menjadi satu pertanyaan ada apa ?

Hal tersebut juga di benarkan oleh Ketua Komite Sekolah SMAN-1 Dopan G.  Simanjuntak bahwa diantara orang tua Siawa yange datang ke SMAN-1 Dopan ada beberapa yang bukan orang tua melainkan warga tempat tinggalnya B. Simanjuntak dan Simpang Kawat Dolok Parmonangan. 

” Diduga kuat bahwa protes mereka adalah hanya akal akalan guru yang sudah di mutasi guna membuat perlawanan terhadap keputusan yang telah dikeluarkan oleh Kadisdik Sumut. Oleh sebab itu saya sebagai Komite menegaskan dan meminta kepada Kacabdis Wilayah VI agar memberikan tindakan dan sanksi kepada ke tiga guru yang tiga orang tersebut karena mereka jelas telah melawan Hukum dan peraturan dalam hal ini Kadisdik Sumut. Dengan berupaya mengajak orang tua murid dan juga warga lain meminta agar mereka tidak dipindahkan dan ditarik kembali ke SMAN-1 Dopan, ” tegas G. Simanjuntak. 

“Tidak hanya itu, juga kepada guru guru ASN dan Honorer lainya yang ikut dalam demo pada bulan Juli lalu sebanyak 23 orang lagi yang belum di beri sanksi atas pelanggaran PP Tahun 94 juga Disdik harus menindak tegas. Termasuk ke- empat orang guru Honorer yang baru saja lolos secara administrasi menjadi P3K juga harus diberikan hukuman yang setimpal. Dan hal ini agar menjadi pertimbangan kepada Kadisdik Sumut guna tidak meloloskan mereka menjadi P3K. Pasalnya mereka juga termasuk ikut serta dengan guru yang sudah dimutasi dengan merusak moral dan watak anak didik saat demo. 

Diketahui yang dinyatakan lolos secara administrasi calon P3K adalah Evi Herawati Situmorang, Saria Siadari,Jona Ambarita, lilis Dyanti Naibaho. Ke Empat nya, nama diatas diminta agar Disdik lebih mengevaluasi kelayakan catatan krakter mereka selama honorer di SMA tersebut. Jika tidak dalam waktu dekat saya sebagai Komite SMAN-1 Dopan akan audensi ke Kacabdis Wilayah VI Siantar Simalungun R. Zuhri Bintang dan Kadisdik Sumut agar mengevaluasi semua guru guru yang turut demo beberapa waktu lalu, ” Ucap G. Simanjuntak.  

 

 

Editor.                :     Taman Haloho

Wartawan.        :      Matius Waruwu