SIANTAR – DIAN24NEW
Junaida alias Wak Butet tiba – tiba terbangun dari tidur akibat hawa panas.
Namun, betapa terkejut dia, melihat atap rumah yang menjadi tempat tinggalnya di Jalan Bola Kaki Bawah, Gang Prona, Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara (Sumut) terbakar, Minggu (12/11/2023) malam sekira pukul 23.25 Wib.
Ditemui dian24new.com, dilokasi kejadian, salah seorang warga setempat mengatakan kalau di lokasi yang terbakar itu ada tiga rumah berdempetan. Rumah semi permanen beratapkan broti dan berdinding papan.
Satu rumah dihuni Junaida alias Wak Butet yang terbaring karena penyakit stroke dan dua rumah lagi yang dihuni Rahmaida dan Winda, yang diketahui ketiga korban masih keluarga.
Informasi yang berhasil dikumpulkan, awalnya api diketahui berasal dari rumah milik Junaida alias Wak Butet. Mengetahui rumahnya terbakar, Junaida alias Wak Butet yang dalam kondisi sakit stroke hanya bisa teriak kebakaran… Kebakaran…
Mendengar teriakan dan tangisan Junaida alias Wak Butet, spontan para tetangga langsung berhamburan keluar dari rumah masing masing, kemudian langsung menolong Junaida alias Wak Butet dengan mengungsikannya ke rumah tetangga.
Api langsung cepat membesar dan merambes ke rumah milik Rahmaida dan Winda yang masih saudara dengan Junaida alias Wak Butet, karena kondisi ke tiga rumah itu berhimpitan.
Tidak lama kemudian petugas 5 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Pemko Siantar dan PT STTC datang ke lokasi. Tidak ketinggalan personil piket Polsek Siantar Barat bersama Polres Siantar juga turun melakukan pengamanan TKP yang sudah dikerumini puluhan warga yang ingin melihat kebakaran tersebut.
Petugas Damkar mengalami kesulitan melakukan pemadaman karena lokasi TKP sangat sempit dan agak jauh dari jalan umum, serta banyaknya warga yang datang kelokasi guna melihat kebakaran tersebut. Begitupun petugas Damkar tidak habis akal, mereka langsung menarik panjang selang untuk memadamkan kobaran api sehingga tidak merembes ke rumah warga lainnya.
Sekitar 1 jam, barulah petugas Damkar berhasil memadamkan kobaran api, sehingga personil Polsek Siantar Barat langsung melakukan olah TKP.
Belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran, karena masih dalam penyelidikan pihak Polres Siantar. Begitupun, dalam insiden kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian material kerugian di alami ke tiga pemilik rumah yang tersebut.
“Total ada tiga rumah itu bang, satu milik bu Winda satu lagi milik ibu Rahmaida. Api tadi dari dapur kayaknya. Mereka masih saudara,” ucap Nerawati (40) salah satu warga ditemui dian24new.com di lokasi TKP.
Editor. : Taman Haloho










