Model

Model

Model

Model
Kriminal

Jambret HP Mahasiswi Nomensen, Pelaku Babak Belur Hingga Harus Dibawa Ke Rumah Sakit

57
×

Jambret HP Mahasiswi Nomensen, Pelaku Babak Belur Hingga Harus Dibawa Ke Rumah Sakit

Sebarkan artikel ini

SIANTAR – DIAN24NEW 

Seorang penjambret, inisial Niko, warga Blok 9 Jalan Sibatu-batu, Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Pematang Siantar, Sumut babak belur lantaran dihajar massa usai mencoba mengambil sebuah ponsel dari seorang Mahasiswi Nomensen PS, warga Jalan Sisimangaraja, belakang USI, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematang Siantar, Sumut, di Jalan Cokro, Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (23/11/2023) sekira pukul 17.00 WIB.

Warga yang geram atas peristiwa tersebut langsung menghakimi pelaku penjambretan. Beruntung, aksi anarkis itu bisa dilerai setelah petugas kepolisian Polsekta Siantar Utara tiba dilokasi dan oleh petugas pelaku langsung dibawa kerumah sakit guna mendapatkan perawatan medis atas luka – luka yang dialaminya. 

Pelaku mengaku melakukan. Aksi penjambretan bersama satu orang temannya, namun temannya insiail MS itu berhasil kabur. 

Aksi penjambretan ini berhasil digagalkan setelah korban yang mengendarai sepeda motor Honda Spacy BK 4284 WAM mengejar pelaku sambil meneriaki maling dan pada akhirnya, pelaku yang juga menaiki sepeda motor berhasil diringkus oleh warga.

“Dari kampus Nomensen tadi, mau pulang kerumah belakang USI, tiba-tiba dia (pelaku red) ambil HP ku di dasbor,” ucap korban PS

Kini pelaku yang ditangkap dibawa ke Polsek Siantar Utara. Lalu karena wajah babak belur hingga berlumuran darah, pelakupun dibawa Kapolsek AKP Herli Damanik ke ruang UGD RSUD Djasamen Saragi

“Niko namaku bang, tinggal di Blok 9 Jalan Sibatu-batu,” kata pelaku tampak mengerang kesakitan. Niko mengaku temannya yang kabur tersebut berinisial MS.

Kapolsek Siantar Utara AKP Herli Damanik mengatakan, pelaku Niko perlahan masih dimintai keterangan. Untuk rekan Niko yang kabur, Polsek akan menindaklanjutinya.

“Ini lah dulu kita berobatkan karena lukanya serius, dampak warga yang marah. Untuk pelaku yang kabur, sudah kita kantongi identitasnya,” ucap Herli. 

 

Editor.      :     Taman Haloho