Model

Model

Model
Pematangsiantar

WALHI Sumut Minta Pemko Siantar Bergerak Cepat Perbaiki Irigasi Jebol di Kecamatan Siantar Sitalasari 

26
×

WALHI Sumut Minta Pemko Siantar Bergerak Cepat Perbaiki Irigasi Jebol di Kecamatan Siantar Sitalasari 

Sebarkan artikel ini

SIANTAR – DIAN24NEW 

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Utara (Sumut) mendesak Pemerintah Daerah Kota Pematang Siantar bergerak cepat memperbaiki  jebolnya tanggul irigasi yang mengakibatkan berhentinya aliran irigasi yang mengairi persawahan petani di Kelurahan Bah Sorma dan Kelurahan Bah Kapul wilayah Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Pematang Siantar, Sumut. 

Model

Pasalnya, kerusakan irigasi yang di keluhkan petani di Kelurahan Bah Sorma dan Kelurahan Bah Kapul wilayah Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara (Sumut), sudah satu tahun setengah tak berfungsi, sampai saat ini belum ada solusinya. 

“Kita berharap Pemko Pematang Siantar melalui dinas penanggulangan bencana yang berkordinasi dengan dinas PU segera memperbaiki tanggul irigasi di Kecamatan Siantar Sitalasari yang jebol. Jika tidak segera ditangani, kami khwatir petani diwilayah tersebut akan merasahkan penderitaan yang berkepanjangan, ratusan hektar sawah dan kebun kekeringan. Petani gagal tanam dan gagal panen, ditambah ratusan hektar lainnya areal persawahan terdampak. Tragisnya, setelah satu tahun setengah, sampai sekarang belum ada solusi mengatasinya,” ucap Pdt Dapotan Haloho pengurus WALHI Sumut, kepada DIAN24NEW.COM, Kamin (29/2/2024) 

Pantauan di lokasi, tampak dua saluran irigasi jebol karena plengsengan ambrol. Sejak rusak, pasokan air yang mengalir ke sawah menjadi tidak maksimal. “Ya rusaknya  sudah satu setengah tahun lebih, rusaknya dipertengahan tahun 2022, hingga saat ini belum diperbaiki,” ujar Pendeta Haloho . 

Ia mengaku, sejak satu tahun setengah ini saluran irigasi rusak dan belum ada penanganan dari dinas terkait. Akibatnya, saluran irigasi untuk kelurahan Bah Kapul dan Kelurahan Bah Sorma Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Pematang Siantar, jadi tidak maksimal. 

“Karena air jadi jatuhnya ke sungai si Batu -batu,” tambahnya. 

Ia berharap, Pemko Siantar melalui dinas terkait segera memperbaiki kerusakan saluran kedua irigasi tersebut. Harapannya, pasokan air untuk petani kembali lancar.” Khusunya menghadapi musim kemarau nanti. Karena kalau pasokan tidak optimal bisa mempengaruhi kualitas tanam,” pungkasnya. 

 

Editor.           :      Taman Haloho

Wartawan.   :       Dadang Setyawan