Model

Model

Model
Peristiwa

Gagal Pulang ke Asutralia, IRT Warga Balata Simalungun Tewas Setelah Ojek Online Ditumpanginya Menabrak Mobil di Depannya

50
×

Gagal Pulang ke Asutralia, IRT Warga Balata Simalungun Tewas Setelah Ojek Online Ditumpanginya Menabrak Mobil di Depannya

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – DIAN24NEW 

Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Ruts Berliana Magdalena Hutabarat (35), warga Balata Kecamatan Jorlang Hataran Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) tewas usai ojek online yang ditumpanginya mengalami kecelakaan di Jalan Sisingamangaraja Medan, Selasa (19/3/2024). 

Model

Ojek Online yang ditunggangi korban menabrak sebuah mobil yang ada di depanya, akibat kecelakan itu, korban pun terjatuh ke sebelah kanan jala. dan langsung disambar mobil yang datang dari belakang (arah yang sama dengan korban) dan korban tewas terlindas mobil tersebut.

Akibat insiden kecelakaan itu, korban masih sempat dilarikan ke Rumah Sakit, namun maas, nyawa korban tidak dapat tertolong  lagi dan korban menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Mitra Medika Medan.

Dan saat ini jenazah korban pun telah dibawa oleh pengurus PSSSI/B Kota Medan, atas nama Poltak Simanjuntak dan telah disemayamkan di rumah duka Jalan Farel Pasaribu Kelurahan Pardamean Kecamatan Siantar Marihat Kota Pematangsiantar, Sumut. 

Kepada wartawan, Poltak Simanjuntak menceritakan kronologi kejadiannya. “Awalnya korban Ruts Berliana Magdalena Hutabarat  saat itu sedang naik ojek online, entah kenapa, tiba -tiba Ojek Online yang ditumpangi korban menabrak mobil yang ada di depannya. Lalu korban terjatuh ke jalan sebelah kanan dan sebuah mobil yang datang dari belakang (searah dengan korban) langsung menyambar (melindas) korban,” jelas Poltak Simanjuntak. 

Oleh warga, Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit, namun naas nyawa korban tidak tertolong dan menghembuskan nafas terakhirnya. 

Menurut informasi yang dikumpulkan, korban merupakan ibu dua anak yang masih kecil buah perkawinan dengan suaminya Jimmi Simanjuntak, yang tinggal menetap di Australia. 

Dimana, korban rencananya mau berangkat pulang menemui suami dan kwdua anaknya ke Australia, Rabu (20/3/2024). Namun naas, korban batal batal berangkat pulang menemui suami dan kedua anaknya di Australia, karena mengalami kecelakaan dan meninggal dunia.

Korban direncanakan akan dikebumikan Jumat (22/3/2024) di Pekuburan Momento Memori Marihat dan informasi kematian korban juga sudah disampaikan kepada suami dan anak anaknya. Dan suami korban Jimmi Simanjuntak akan terbang dari Australia menuju Balata Kecamatan Jorlang Hataran Kabupaten Simalungun, Sumut – Indonesia, Rabu (20/3/2024). (mmc/th)