SIMALUNGUN – DIAN24NEW
Di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), musibah kebakaran saat hari besar keagamaan Hari Raya Idul Fitri. Momen hari kemenangan yang sejatinya dirayakan dengan penuh suka cita, berubah dalam hitungan hari, Kamis (11/4/2024), sekira pukul 14.35 Wib
Di Jalan YMI, Lingkungan 5, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Sumut, ada sekitar 4 unit bangunan rumah dan 3 unit sepedamotor serta 2 ekor Kambing warga yang luluh lantak dilahap api.
Para korban yang seharusnya menikmati momen lebaran bersama keluarga dirumah masing – masing pun terpaksa harus mengungsi untuk menginap di rumah tetangga lainnya
Awalnya, ada warga melihat kepulan asap keluar dari salah satu rumah yang dihuni Trisno (55). Kemudian, langsung berteriak kebakaran. Sehingga, teriakan itu mengudang perhatian warga sekitarnya.
Meski api berusaha dipadamkan dengan cara seadanya dengan menyiramkan air menggunakan ember dan warga membantu mengeluarkan barang-barang di rumah, api begitu cepat menjalar ke rumah lainnya. Saat bersamaan, masyarakat berusaha menghubungi personel Babinsa dan Babhinkamtimmas dan pihak Pemadam Kebakaran.
Jelang beberapa saat, empat mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari Kota Siantar dan Kabupaten Simalungun tiba di lokasi. Hanya saja, empat rumah keburu hangus diamuk si jago merah. Setengah jam kemudian, api total berhasil dipadamkan.
Sementara, di sekitar lokasi kebakaran, personel Polsek Serbalawan dan Babinkamtibnas berusaha menjaga situasi dan kondisi lokasi kebakaran yang telah dipasang police line agar tetap aman dan kondusif.
Informasi yang dihimpun dari personel Damkar, rumah yang terbakar itu masing-masing milik Trisno (55) yang berprofesi sebagai wiraswasta. Kemudian dua rumah dihuni Ayu (55) berprofesi sebagai guru TK, Yati (56), ibu rumah tangga.
Meski tidak ada korban jiwa, 3 unit sepeda motor dan 2 ekor kambing hangus terbakar. Kerugian material ditaksir sampai Rp500 juta dan asal api masih dalam penyelidikan meski diduga berasal dari arus pendek.
Untuk sementara, warga yang rumahnya hangus terbakar terpaksa harus mengungsi untuk menginap di rumah tetangga lainnya. (th)







