Model
Simalungun

Kapolsek Tanah Jawa Bungkam Soal Oknum Bidan Disebut Tidak Ditahan, Kadiskes Edwin: Masih Ditangani Polisi 

65
×

Kapolsek Tanah Jawa Bungkam Soal Oknum Bidan Disebut Tidak Ditahan, Kadiskes Edwin: Masih Ditangani Polisi 

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – DIAN24NEW.com 

Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra, S.H., M.H bungkam ketika dikonfirmasi wartawan soal oknum Bidan Inisial S (36), warga Huta Hataran Jawa III, Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) yang disebut tidak ditahan di penjara, Kamis (19/9/2024). 

Dimana, awalnya pada tanggal 10 September 2024, Polsek Tanah Jawa telah melakukan penangkapan terhadap seorang perempuan dewasa bekerja sebagai Bidan insial S, diduga terlibat dalam kasus pencurian mobil dinas kesehatan milik Pemerintah Kabupaten Simalungun. 

Dimana, tersangka S, yang berusia 36 tahun dan tinggal di Huta Hataran Jawa III, Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, akhirnya setuju untuk membantu Husni alias Yus. Dia meletakkan kunci mobil ambulance tersebut di dalam laci meja yang berada di teras Puskesmas Marubun Jaya. Malam harinya, H alias Yus mengambil kunci tersebut dan membawa kabur mobil ambulance dari lokasi parkir di halaman puskesmas.

Baca Juga  Puluhan Rider Jetski dari 30 Negara Pukau Pengunjung Danau Toba-Parapat

Penangkapan tersebut dilakukan setelah pihak kepolisian melakukan pengembangan kasus pencurian mobil ambulance ini. Dari keterangan pelaku utama, inisial H alias Yus, diketahui bahwa sebelum melakukan pencurian, tersangka H alias Yus meminta bantuan kepada S, seorang bidan yang bertugas di Puskesmas Marubun Jaya, untuk meminjam kunci mobil ambulance tersebut.

Setelah mendapatkan keterangan dari tersangka utama inisial H alias Yus, selanjutnya, personil Unit Reskrim Polsek Tanah Jawa yang dipimpin oleh Plt. Kanit Reskrim, IPTU Priston Simbolon, segera melakukan penangkapan terhadap oknum Bidan berinisial S tersebut, di kediamannya di Huta Hataran Jawa III, Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa. Tersangka S kemudian dibawa ke Mako Polsek Tanah Jawa pada pukul 16.30 WIB untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. 

Namun, belakangan khabar informasi di dapat bahwa pihak kepolisian Polsek Tanah Jawa tidak melakukan penahanan terhadap oknum bidan inisial S tersebut.

Baca Juga  Tak Ada Izin, Kadis Perizinan Minta Reklame Rokok LA Bold Produk Djarum di Pelabuhan Tigaras Dibongkar Satpol PP

Guna untuk memastikan kebenaran informasi tersebut Dian24New.Com mencoba mengkonfirmasi Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra, S.H., M.H. melalui pesan singkat Wasshapp (WA) 

Namun, sangat disayangkan, walau pesan terlihat masuk dan dibaca, Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra, S.H., M.H bungkam alias enggan memberikan balasan atas konfirmasi wartawan Dian24New.Com hingga berita ini pun sampai kemeja redaksi.

Dihari yang sama, wartawan Dian24New.Com, kemudian mengkonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Simalungun Edwin Simanjuntak membalas dengan mengatakan bahwa oknum Bidan inisial S adalah merupakan pegawai THM. “Ini pegawai THM lae jadi masih di tangani polres kami menunggu hasil dari polres yang berwewenang hasilnya,” ucapnya lewat WA yang dikirim ke Dian24New.Com. 

“Jika resmi tersangka jelas otomatis THM nya kami putus. Nanti konfirmasi polsek lae masalahnya blum ada pemberitahuan dari polres,” ungkap Edwin. 

Baca Juga  Milad Ke 50 Tahun Dr H.Novri Aritonang. Syekh Ahmed Sabbam El-Rahmaniy Rajagukguk Sampaikan Pesan Spiritual

Sebelumnya, diberitakan Dian24New.Com, peristiwa pencurian ini terjadi di Huta Hataran Jawa III, Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun. Berdasarkan laporan polisi dengan nomor LP/B/166/VII/2024/Su/Simal/Sek T. Jawa tanggal 20 Juli 2024, pelapor, Elpira Rodearni Purba, melaporkan kehilangan satu unit mobil ambulance merek Suzuki APV dengan nomor polisi BK 1439 T. Mobil ini adalah milik Puskesmas Marubun Jaya, yang merupakan bagian dari dinas kesehatan setempat. 

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan seorang bidan yang selama ini dikenal sebagai tenaga kesehatan yang melayani masyarakat. Namun, menurut keterangan yang diberikan oleh H alias Yus, S diduga membantu dengan meminjamkan kunci mobil ambulance yang akhirnya digunakan untuk pencurian. Polsek Tanah Jawa masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus untuk memastikan sejauh mana keterlibatan S dalam tindakan pidana ini. (tim)