Model

Model

Model
Peristiwa

Hingga Saat Ini, Kadisdik Sumut Belum Tindak Oknum Guru yang “Eksploitasi” Siswa SMAN Dolok Panribuan Berdemo

29
×

Hingga Saat Ini, Kadisdik Sumut Belum Tindak Oknum Guru yang “Eksploitasi” Siswa SMAN Dolok Panribuan Berdemo

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – DIAN24NEW

Hingga saat ini Kadisdiksu Asren Nasution dan Kabid SMA Basir Hasibuan belum dapat mengambil kesimpulan menindak tegas guru-guru yang diduga memprovokasi siswa-siswa terlibat dalam aksi Demo di SMAN Dolok Panribuan yang terjadi pada Kamis (20/7/2023) lalu. 

Model

Sementara di ketahui bahwa sesuai dengan Surat Mendikbud mengatakan dengan tegas bahwa pelajar atau siswa sekolah tidak diperbolehkan mengikuti aksi demo atau unjuk rasa.

“Pernyataan resmi itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2019 tertanggal 27 September 2019, tentang pencegahan keterlibatan peserta didik dalam aksi unjuk rasa berpotensi kekerasan,” ucap pengamat pendidikan di Simalungun BG, saat di temui di Tiga Dolok Kamis (3/8/2023) sekira pukul 17.00 wib.

Dijelaskan bahwa bagi yang statusnya pelajar atau siswa tidak boleh ikut unjuk rasa. Apalagi kalau sampai diprovokasi,” tegas BG.

Menurut BG adapun alasan Surat Mendikbud tersebut diterbitkan adalah “Siswa Masih Dalam Perlindungan,” ucap BG.

Dikutip dari Surat Mendikbud di atas  peserta didik kita, siswa kita harus kita lindungi dari berbagai macam tindak kekerasan atau berada di dalam lingkungan di mana ada kemungkinan mengancam jiwa yang bersangkutan,” katanya.

Menurutnya alasan itu ada dalam undang-undang, dimana siswa itu masih tanggung jawabnya di tangan guru dan orangtuanya,” imbuh pemerhati pendidikan ini.

Selanjutnya, diketahui dari video yang beredar saat berorasi di pintu gerbang SMAN Dolok Panribuan  jelas dan terang di duga keras yang memprovokasi siswa SMAN dan orang tua turut serta dalam aksi demo pada jam belajar  ,di mana tujuan nya agar Kepsek dicopot atau diganti dengan berbagai alasan yang tidak jelas. Seperti yang disampaikan oleh Horas Manulang dan Barma Simanjuntak dkk dalam orasinya ,agar kepsek di copot dari Dolok Panribuan.

” Dapat diduga bahwa Barma Simanjuntak setelah menjabat sebagai Kepsek dan kemudian di copot setelah datangnya Ibu Kepsek Rismauli Hutabarat menggantikan Barma yang menjabat sebagai Kepsek. Diduga berupa salah satu pemicu aksi Demo dan merasa tidak terima dengan kedatangan Risma uli sebagai kepsek. Demikian juga dengan Horas Manulang yang sebelumnya menjabat sebagai PKS dan kemudian jabatan tersebut di gantikan oleh guru yang lain,” Ucap BG.

Dari Video yang beredar di ketahui bahwa korlap demonstrasi sebagai pembicara dan yang ikut serta adalah, Barma Simanjuntak dan istrinua merupakan  otak dibelakang aksi demonstrasi dan horas Manullang, Yetti Romauli Hutasoit Titin Tampubolon yang  megang toak berorasi ditambah

Benny Purba, Royman Dolok Silalahi PNS yanh diduga diarahkan Barma.Guru honor yang terlibat antara lain Lilis Naibaho yang bawa toa dari rumah, Evi Herawati Situmorang Defa Manik korlap, Frisda Hutabarat Belman Gultom, Vera Simanjuntak Ernika Manurung, Riris Manurung,” seperti tampak dalam video tersebut.

Maka dengan demikian Kadisksu  dan Kabid SMA dan juga Kacabdis bersikap lebih tegas dan Bertindak positif. Dimana jika ini dibiarkan kedepannya, jika ada kepsek yang menjalankan aturan yang berlaku di dunia pendidikan khususnya di SMA N Dolok Panribuan , dan guru- guru sebagai bawahan Kepsek tidak terima karena tidak sesuai dengan keinginan para guru , tidak bisa semau gue guru guru,  maka mereka akan demo lagi dan minta Kepsek yang  menjalankan program Kurikulum Merdeka di copot . Dan seterusnya demikian lagi !!! 

Maka Disdiksu dan Kabid segera menindak tegas para guru Yang memprovokasi demo siswa dan guru honorer.

“Kita juga meminta agar guru honor yang tidak berakhlak mulia harus dipecat karena ini akan menjadi virus bagi guru se-wilayah VI Cabdis Siantar. Setiap ada kepsek yang mereka tidak suka nantinya, memperalat  demo guna Menganti kepsek. Sampai kapan dunia pendidikan ini berlaku seperti itu,” tanya BG.

Maka untuk itu, Disdiksu di minta jangan lagi membuang waktu untuk memberikan sanksi kepada guru yang merusak moral anak sekolah dengan mengajak aksi demo di Simalungun ini.

Sementara Kabid SMA Disdiksu Basir Hasibuan dikonfirmasi  Kamis ( 3/8/2023) terkait sudah bagaimana hasil pemeriksaan terhadap Kepsek Rismauli dan juga guru guru lain? Basir hanya menjawab bahwa pihaknya masih sebatas  minta keterangan perihal adanya aksi

” Yang diperiksa ,sudah pak Manullang, dan Barita,” jawab Kabid melalui pesan singkat Whatt App.

Ditanyakan apa tindakan selanjutnya Kabid SMA Basir Habuan tidak menjawab. 

 

 

Editor.           :   Taman Haloho

Wartawan.   :    Matius Waruhu