Model
Simalungun

Pekerjaan Rabat Beton Desa Mancuk Sesuai RAB

264
×

Pekerjaan Rabat Beton Desa Mancuk Sesuai RAB

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN I DIAN24NEW.com

Pekerjaan rabat beton di kampung Anom dusun IV desa Mancuk Kecamatan Huta Bayu Raja Kabupaten Simalungun dikerjakan sesuai rancangan anggaran biaya.

Ketika awak media ke lokasi Sabtu, (14/6/2025) melihat pekerjaan dan konfirmasi kepada warga sekitar Suriono mengatakan, pekerjaan ini, sangat bagus dan kami sekitar kampung ini akan lintasi jalan yang sudah bagus yaitu rabat beton yang dilaksanakan Pemerintah desa dari dana desa 2025 sebanyak 69 juta rupiah pekerjaan sepanjang 67 meter.

Kami warga disini ucapkan terima kasi kepada kepala desa serta perangkat desa yang mengerjakan rabat beton dengan sesuai RAB nya dan kami juga rasakan pembangunan ini, ucapnya.

Baca Juga  Call Center 110 Polres Simalungun Atasi Pohon Tumbang di Jalur Siantar-Parapat

Ketika dikonfirmasi kepada kepala desa Mancuk Teskingadi katakan, rabat beton itu dikerjakan sesuai dari musyawarah dusun dan desa dengan pekerjaan rabat beton dikerjai oleh warga desa dan di awasi pendamping desa dan maujana desa mancuk. Saya kan hanya kepala desa yang tandan tangani pengeluaran uang dan bendahara yang berikan upah kepada pekerja sekaligus bayar kepanglong biaya semen, batu, pasir dan lain lain nya. 

Kepada warga desa Mancuk yang belum bisa diperbaiki kampungnya diharap bisa bersabar ya nanti pasti kita bangunkan. Kepada pelaksana kegiatan, pendamping desa dan maujana diharapkan dikontrol atau di awasi pekerjaan tersebut supaya masyarakat tidak ada yang bilang ajang korupsi pekerjaan itu. Sebutnya.

Baca Juga  Polres Simalungun Rombak Struktur: 8 Polsek Ganti Nama, Formasi PJU Lengkap

Camat Huta Bayu Raja Doni Sinaga, SH.MH katakan, sewaktu Uji trial pembangunan rabat beton, saya hadiri dan ikut bantu pekerjanya dalam pembangunan rabat beton. Kita perintahkan kades untuk awasi pekerjaan itu dan jangan ada indikasi korupsi dugaan warga begitu juga pemerintah kabupaten atau pusat nanti menjadi bumerang bagi kepala desa Mancuk, katanya. (NiSi/th)